1.185 Narapidana Di Kalteng Dapat Remisi

Sebanyak 1.185 narapidana yang ada di lembaga pemasyarakatan se provinsi Kalimantan Tengah mendapat pengurangan masa tahanan atau remisi saat memperingati Hut Kemerdekaan Indonesia ke-69 tahun. <p style="text-align: justify;">Dari 1.185 narapidana yang mendapat remisi tersebut, 35 diantaranya mendapat surat langsung bebas, kata Kepala Kantor Hukum dan Hak Asasi Manusia (HukumHAM) wilayah Kalteng, Haviludin di Palangka Raya, Senin.<br /><br />"Sebenarnya masih ada ada ratusan narapidana dengan kasus bandar narkoba serta korupsi yang belum turun remisinya. Mengenai kenapa belum turun, itu wewenang KemenkumHam," tambah Haviludin.<br /><br />Rincian remisi yang diberikan KemenkumHam, di Lapas Palangka Raya sebanyak 324 narapidana, Lapas Pangkalan Bun 195 narapidana, Lapas Muara Teweh 118 narapidana.<br /><br />Kemudian, lanjut Kepala Kantor HukumHAM Kalteng, di Lapas Sampit 271 narapidana, Lapas Kasongan 2 narapidana, Rutan Palagka Raya 115 narapidana, Rutan Kuala Kapuas 90 narapidana, Rutan Buntok 62 narapidana dan Rutan Tamiang Layang 7 narapidana.<br /><br />"Kalau bandar narkoba yang mendapat remisi ada sekitar 185 narapidana dan 2 narapidana kasus korupsi. Syarat mendapatkan remisi kan ada kriterianya dan sudah diseleksi secara ketat," kata Haviludin.<br /><br />Dia memastikan pemberian remisi kepada sekitar 1.185 narapidana tersebut bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) serta sesuai ketentuan perundang-undangan maupun seleksi ketat KemenkumHam.<br /><br />Kepala Kantor HukumHAM Kalteng itu mengatakan pemberian remisi juga tidak ada intervensi dari pihak manapun serta semua narapidana berhak mendapatkannya jika memenuhi syarat.<br /><br />"Kami berharap pemberian remisi tersebut memberikan efek positif terhadap narapidana lainnya agar mematuhi aturan di lapas maupun rutan. Kalau baiknya, ya jangan melakukan perbuatan melawan hukum agar tidak masuk lapas dan rutan," demikian Haviludin. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.