1.400 Personel Siap Amankan Kedatangan Sekjen PBB

Sedikitnya 1.400 personel TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Pasukan Pemadam Kebakaran siap mengamankan kedatangan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Ban Kim Moon, ke ibu kota Kalimantan Tengah (Kalteng), Palangka Raya, Kamis. <p style="text-align: justify;"><br />"Apel yang kita laksanakan ini dalam upaya persiapan pengamanan kedatangan Sekjen PBB ke palangka Raya, pada 17 Nopember 2011," kata Danrem-102/Panju Panjung Kolonel Inf Sukoso Maksum, usai gelar pasukan di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Selain itu, katanya, tujuan digelar apel pasukan untuk mengecek kesiapan personel dari masing-masing satuan maupun instansi yang terlibat langsung dalam pengamanan VVIP Sekjen PBB.<br /><br />"Gelar pasukan ini juga untuk mengetahui keadaan dan hambatan yang dihadapi setiap satuan maupun instansi yang mendapat tugas dan tanggungjawab pengamanan dimulai dari kedatangan Sekjen PBB sampai melanjutkan perjalanan ke Bali," ucap Danrem.<br /><br />Kolonel Inf Sukoso Maksum mengatakan, jumlah personel yang disiapkan untuk mengamankan kedatangan Sekjen PBB sebanyak 1.400 orang, berasal dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Pasukan Pemadam Kebakaran.<br /><br />"Kawasan yang menjadi pusat perhatian pengamanan itu, antara lain beberapa tempat yang akan dikunjungi Sekjen PBB seperti di Bandara Tjilik Riwut, jalan yang dilalui, Puskesmas Menteng, Kantor REDD Plus, rumah betang," tegasnya.<br /><br />Menurut dia, kesiapan yang dilakukan tersebut termasuk masalah kesiapan listrik dari PLN, ketersediaan air dari PDAM. Ini tidak lain agar saat kunjungan Sekjen PBB di Palangka Raya berjalan lancar.<br /><br />"Kita berharap saat Sekjen PBB berada di Palangka Raya, listrik dan air berjalan normal dan listrik tidak padam sehingga perlu dicek kesiapan tersebut," tandasnya.<br /><br />Berkaitan dengan kedatangan Sekjen PBB, dia mengimbau masyarakat Kalteng hendaknya bersama menjaga keamanan dan tidak melakukan aksi demo maupun tindakan yang tidak terpuji. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.