104 Proyek Dak Pendidikan Landak Terancam Batal

Sebanyak 104 paket proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Kalbar, tahun anggaran 2011 sebesar Rp29 miliar terancam batal akibat belum terbit petunjuk teknis dari pemerintah pusat. <p style="text-align: justify;">"Sampai saat ini belum ada juknis dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tentang penggunanan DAK yang kami terima tahun ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak Aspansius di Ngabang, Minggu.<br /><br />Menurut dia, jika dilihat pengalaman tahun lalu, proyek DAK pada Maret sudah ada petunjuk teknis tetapi tahun ini sudah memasuki Juli belum ada.<br /><br />"Tidak hanya di Landak melainkan dialami daerah lain juga. Kami sudah tanya di Kemdiknas katanya ada kendala draf juknis masih dibahas di DPR RI tapi belum dibahas,jadi ini masalah se-Indonesia," kata Aspansius.<br /><br />Ia mengatakan jika petunjuk teknis itu sampai Agustus belum terbit berarti DAK tidak bisa dilaksanakan karena waktu yang tersisa tahun ini sangat mepet.<br /><br />"Dana memang sudah ditranfer ke APBD Landak, jika tidak kegiatan tidak dilaksanakan maka dana dimasukkan ke kas daerah dan akan dianggarkan lagi pada tahun depan," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan DAK pendidikan merupakan program wajib belajar sembilan tahun dan diperuntukkan untuk kegiatan sarana fisik seperti rehabilitasi bangunan sekolah, penambahan ruang belajar, perpustakaan SD dan SMP.<br /><br />"Karena kalau berharap dari DAU dari APBD kabupaten mana mampu menganggarkan, jadi hampir tiap tahun pemerintah pusat lah yang membantu. Kalau berbicara pembangunan sarana pendidikan memang tak akan rampung-rampung, karena sudah dibangun pasti ada yang rusak lagi maka direhab lagi," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.