112 Calhaj Sintang Diberangkatkan 7 Oktober

Sebanyak 112 calon jamaah haji asal kabupaten Sintang direncanakan akan diberangkatkan pada 7 Oktober mendatang. Rombongan calon jamaah haji ini akan di lepas oleh bupati Sintang di depan kantor bupati pada Minggu (7/10/2012) pagi. <p style="text-align: justify;">“Hari Minggu itu, calhaj berangkat ke Pontianak dengan menggunakan bus, kemudian pada tanggal 8 Oktober  mereka akan terbang menuju bandara Hang Nadim di Batam. Baru kemudian pada tanggal 9 Oktober, mereka akan diterbangkan menuju tanah suci,”ungkap Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Sintang Anuar Ahmad, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (24/09/2012). <br /><br />Lebih lanjut, Anuar Ahmad mengatakan bahwa dari 112 calon jamaah hai tersebut, 54 diantaranya adalah calon jamaah haji pria dan 58 calon jamaah haji perempuan. <br /><br />Terkait kesehatan para calon jamaah haji, menurutnya hingga saat ini tim dokter dari dinas kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan tidak memberikan laporan jika ada jamaah yang punya masalah kesehatan. <br /><br />“Karena tidak ada laporan dari dinas kesehatan, maka calon jamaah haji Sintang layak  dan memenuhi persyaratan jasmani dan rohani untuk berangkat menuju tanah suci,”jelasnya, seraya mengatakan bahwa calon jamaah haji asal Sintang masuk dalam kloter 20<br />Disinggung masalah biaya naik haji, Anuar mengatakan bahwa besarnya biaya ditentukan dengan mata uang dolar USA, yaitu senilai $ 3468 dolar. <br />&lt;br />Berapa angka pastinya biaya naik menurutnya tergantung dengan nilai tukar dolar  pada saat calon jamaah haji melunasinya. Namun dari seluruh jamaah haji asal Sintang tersebut, biaya tertinggi karena nilai tukar dolar yang naik mencapai kurang lebih Rp 33,5 juta. Sementara biaya terendah karena rupiah menguat nilainya diperkirakan berkisar sekitar Rp 32,9 juta. <br /><br />“Seluruh calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada tanggal 7 Oktober nanti merupakan masyarakat Sintang yang telah mendaftar haji pada tahun 2008-2010. Sementara daftar tunggu jamaah haji Sintang sampai saat ini sudah sampai pada tahun 2022 mendatang.  Panjangnya antrian calon jamaah haji yang telah mendaftar di Kemenag bagian penyelenggaraan haji erat kaitanya dengan meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. Khususnya masyarakat yang tinggal dan memiliki kebun kelapa sawit. <br /><br />“Calon jamaah haji yang mendaftar hingga tahun 2019 baik yang langsung maupun melalui sistem komputeriasi haji terpadu atau  Siskohad  sudah  langsung bisa mendapatkan kursi. Khususnya bagi mereka yang memang telah melakukan setoran tahap pertama sebesar Rp 25 juta,”tuturnya.<br /><br />Jika tidak ada halangan, sekitar tanggal 21 Nopember, rombongan jamaah haji asal Sintang sudah bisa kembali menginjakan kaki di bumi Senentang dan berkumpul dengan keluarga masing-masing. <strong>(ast)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.