16 Siswa SMA/MA Banjar Tidak Lulus UN

Sebanyak 16 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasyah Aliyah (MA) peserta Ujian Nasional (UN)tahun ajaran 2013/2014 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dinyatakan tidak lulus. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Gusti Ruspan Noor di Martapura, Selasa mengatakan, belasan siswa yang tidak lulus UN berasal dari tiga SMA dan empat sekolah setingkat Madrasyah Aliyah.<br /><br />"Siswa yang tidak lulus terdiri dari sembilan siswa SMA dan tujuh siswa dari MA. Penyebab mereka tidak lulus karena nilai UN tidak mencapai standar," ujar Ruspan Noor didampingi Kepala Bidang Bina Dikmen Bajuri.<br /><br />Dirincikan, peserta tingkat sekolah menengah atas yang dinyatakan tidak lulus ujian berasal dari SMAN 1 Gambut satu orang, SMA Muhammadiyah lima orang, dan SMA Karang Intan tiga orang.<br /><br />Sementara, siswa jenjang Madrasyah Aliyah yang tidak lulus berasal dari MA Negeri 2 Martapura dua orang, MA Izharil Ulum dua orang dan MA Negeri 1, MA Hidayatullah serta MA Cindai Alus masing-masing satu orang.<br /><br />"Jumlah siswa peserta UN yang tidak lulus tahun ini menurun dibanding tahun ajaran sebelumnya dengan 47 siswa tidak lulus dan seluruhnya berasal dari SMA/MA, sedangkan seluruh peserta SMK lulus," ungkap kadisdik.<br /><br />Menurut dia, bagi siswa yang tidak lulus masih memiliki kesempatan menyelesaikan sekolah menengah atas dengan mengikuti ujian kesetaraan paket C yang statusnya setara dengan SMA dan sederajat.<br /><br />"Kami akan mendata dulu peserta UN yang tidak lulus apakah mereka mau mengikuti ujian kesetaraan paket C atau tidak. Jika ikut, maka mereka akan mengikuti ujian yang dijadwalkan Agustus 2014," ujarnya.<br /><br />Dikatakan, persentase kelulusan jenjang pendidikan SMA/MA tahun ajaran 2013/2014 mencapai 99,40 persen atau naik 1,27 persen dibanding tahun ajaran sebelumnya dengan persentase 98,13 persen.<br /><br />Sedangkan jenjang SMK, seluruh peserta UN sebanyak 834 siswa yang berasal dari tujuh sekolah seluruhnya dinyatakan lulus dengan nilai rata-rata memuaskan yakni 7,38 atau naik 0,33 persen dari 7,05.<br /><br />"Kelulusan siswa SMK yang mencapai 100 persen berlangsung selama dua tahun berturut-turut sehingga cukup membanggakan karena mereka mampu lulus apalagi dengan nilai rata-rata yang cukup tinggi," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.