27 Narapidana Lapas Martapura Terima Remisi Bebas

Sebanyak 27 narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Anak Martapura Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung bebas setelah mendapat remisi bertepatan peringatan HUT kemerdekaan RI ke-66. <p style="text-align: justify;">Surat keputusan pemberian remisi atau pengurangan masa hukuman bagi narapidana penghuni lapas diserahkan Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh dalam upacara sederhana di lingkungan lapas setempat, Rabu.<br /><br />Kepala Lapas Klas IIA Anak Martapura Agus Wiryawan mengatakan, 27 narapidana yang langsung bebas merupakan bagian dari 337 narapidana yang mendapat remisi bertepatan peringatan HUT RI tahun 2011.<br /><br />"Narapidana yang langsung bebas sebanyak 27 orang terdiri dari 25 laki-laki, satu orang perempuan dan satu narapidana anak. Mereka langsung bebas terhitung sejak hari ini," ujarnya.<br /><br />Sementara, narapidana yang mendapat pengurangan masa hukuman sebagian sebanyak 310 orang dengan remisi bervariasi antara satu bulan hingga enam bulan tergantung masa hukuman yang dijalani.<br /><br />Dikatakan, pemberian remisi bagi para narapidana yang memenuhi syarat itu sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tahun 2010 tentang remisi umum.<br /><br />Surat Keputusan itu mengacu amanat Undang-Undang Nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 tahun 1999 tentang remisi.<br /><br />Dijelaskan, pemberian remisi kepada narapidana setelah yang bersangkutan memenuhi beberapa persyaratan baik administratif maupun substantif sebagaimana diatur dalam ketentuan berlaku.<br /><br />Persyaratan administratif adalah masa hukuman yang telah dijalani narapidana minimal enam bulan terhitung hingga 17 Agustus dan syarat substantif yakni narapidana tidak pernah melakukan kesalahan selama masa hukuman.<br /><br />Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh mengatakan, remisi yang diterima narapidana hendaknya disyukuri dengan diiringi tekad tidak mengulangi lagi perbuatan di masa lalu.<br /><br />"Jadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk meningkatkan kualitas dan motivasi diri disamping jangan mengulanginya agar terhindar dari hukuman," pesannya. jangan dijadikan tolak ukur bagi yang bersangkutan agar secepatnya bisa bebas.<br /><br />Upacara penyerahan SK remisi kepada narapidana berlangsung sederhana dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Banjar, dan sejumlah pejabat di lingkup pemkab setempat.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.