Akhiri Masa Jabtannya, Tajudin Tetap Mengabdi Untuk Pembangunan Melawi

MELAWI,KN-Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin, segera mengakhiri masa jabatannya tanggal 8 September 2019. Politisi Partai Golkar yang menjabat selama dua periode itu dipastikan tidak duduk lagi di legislatif, karena tidak terpilih kembali dalam Pileg 2019.
Meski demikian, Abang Tajudin mengaku, tetap akan menjaga silaturahmi dan menjalin hubungan komunikasi untuk kemajuan Kabupaten Melawi. Namun, meski tidak lagi sebagai wakil rakyat, dirinya tetap akan bermonstribusi dan bertanggung jawab untuk kemajuan daerah ini.
“Meskipun tidak menjadi anggota dewan lagi, saya akan tetap mengabdi dalam kehidupan berpolitik. Selain itu silaturahmi tidak boleh terputus kepada siapa pun,” kata Abang Tajudin, Kamis (22/8).
Tajudin mengatakan, mengapresiasi Pemkab Melawi terhadap capaian-capaian pembangunan diberbagai sektor selama dua periode memimpin DPRD Melawi, walaupun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, seperti pembangunan kesejahteraan ekonomi masyarakat, penurunan angka kemiskinan dan infrastruktur jalan yang menjadi perhatian kedepan.
Dibagian lain, dirinya pun berharap perjuangan kepala daerah beserta OPD nya di dukung anggoga DPRD yang baru untuk terus melanjutkan pembangunan Melawi yang lebih baik dan maju.
Namun, lanjutnya, membangun Melawi dengan mengandalkan anggaran yang ada tidak akan mudah, maka mesti ada terobosan-terobosan baru mendapatkan anggaran dengan lobi ke Pemerintah Pusat.
Menurutnya, banyak kegiatan yang tidak mampu dengan anggaran APBD Melawi, namun bisa diperjuangkan ke Pemerintah Pusat melalui OPD masing-masing asal ada kemauan dan didukung kepala daerah.
Dikesempatan itu, Ketua DPD partai Golkar Melawi itu pun menyampaikan doa restu kepada anggota DPRD Melawi periode 2019-2024, agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan sukses membangun Melawi ke arah lebih baik.
“Terima kasih atas pengabdian kebersamaan seluruh anggota dewan sebagai wakil rakyat selama ini memperjuangkan aspirasi masyarakat berbagai bidang, walaupun aspirasi itu belum semua terpenuhi sebagai harapan masyarakat, karena keterbatasan yang ada,” pungkasnya. (ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.