Anggota DPRD Palangka Raya Ramai-Ramai Kunker

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menjelang tutup buku akhir tahun anggaran 2010 beramai-ramai melakukan kunjungan kerja (Kunker) keluar daerah sehingga ruangan komisi yang biasanya ramai menjadi sepi. <p style="text-align: justify;">Berdasarkan pantauan ANTARA di Palangka Raya, Jumat, sebanyak 25 anggota DPRD kota setempat tidak ada yang masuk sehingga terlihat beberapa warga yang ingin menyampaikan aspirasinya kebingunan karena tidak bisa menemui satu pun perwakilan masyarakat di pemerintahan itu. <br /><br />Berdasarkan informasi yang didapat, seluruh Anggota DPRD setempat melakukan Kunker ke tiga daerah sekaligus yakni Tangerang, Bekasi dan Depok. <br /><br />Tujuan dari Kunker tersebut juga tidak begitu jelas, karena wartawan tidak bisa mendapati narasumber yang dapat memberikan penjelasan, sebab sejumlah Kepala Bagian di Sekretariat Dewan, termasuk Sekretaris Dewan juga ikut dalam "plesiran" tersebut. <br /><br />Informasi yang dihimpun hanya tersisa Kepala Bagian Umum, Almes, yang bertindak sebagai `penjaga kandang?, itu juga karena ia baru saja usai mengikuti pendidikan dan pelatihan. <br /><br />Gedung perwakilan rakyat yang biasanya ramai kini hanya terlihat beberapa staf sekretaris, baik yang berstatus pegawai negeri sipil maupun honorer dan kontrak. <br /><br />Keberangkatan seluruh anggota DPRD dalam waktu yang bersamaan itu sungguh di luar kebiasan, apalagi di tengah masa persidangan dimana tugas-tugas yang menumpuk menanti untuk diselesaikan. <br /><br />Biasanya, apabila ada Kunker ke luar daerah minimal satu komisi anggota DPRD tidak berangkat untuk menunggu kantor sehinnga jika ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya bisa diakomodir. <br /><br />Selain itu, sampai saat ini tidak diketahui juga berapa anggaran yang dihabiskan untuk melaksanakan perjalanan tersebut, dan dikhawatirkan kunker itu berdampak pada selesainya pembahasan sejumlah Raperda, termasuk Perda APBD Tahun Anggaran 2010.(das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.