Animo Daftar Polisi Meningkat, Polres Melawi Diserbu Puluhan Pelajar

MELAWI – Animo pelajar tingkat SMA sederajat Kabupaten Melawi untuk mendaftar menjadi Perwira dan Bintara Polisi Republik Indonesia ( Polri ) cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya peminat yang datang pada hari kedua pembukaan pendaftaran registrasi online penerimaan yang diadakan di Polres Melawi, Rabu Siang (4/4).

Puluhan pelajar berboindong-bondong datang ke Polres Melawi. Selain untuk mendaftarkan diri secara online juga untuk bertanya tentang tata cara dan persyaratan untuk masuk kependidikan Polisi.

“Pendaftaran dibagi menjadi dua bagian, pemeriksaan berkas dan bagian registrasi online,” jelas Panitia Bagian Sumber Daya Manusia Polres Melawi Ipda Oding Ardi.

Senada, Kabag Sumda Polres Melawi Kompol Nurhadi mengatakan, animo masyarakat Melawi sangat tinggi akhir-akhir ini untuk mendaftarkan diri jadi polisi. Openingkatan animo tersebut tentunya juga karena adanya sosialisasi dari Bag Sumda Polres Melawi dengan berkunjung langsung ke sekolah-sekolah secara door to door.

“Untuk mensosialisasikan tentang penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2018 ini, pelajar tingkat SMA sederajat pun sangat antusias untuk menjadi anggota Polisi,” kata Nurhadi.

Ia mengatakan, meskipun pendaftaran registrasi online dan pemeriksaan berkas baru di buka selama 2 hari ini, namun sudah banyak siswa-siswa datang ke Polres Melawi untuk mendaftar. Jadwal pendaftaran registrasi online dan pemeriksaan berkas dimulai pagi hari sekitar jam 08.00 wib sampai jam 15.00 wib, untuk hari sabtu dan minggu hanya sampai jam 11.00 wib “Hari ini sudah terdaftar sebanyak 31 pendaftar baik yang pria maupunyang wanita untuk calon Polwan yang sudah mendaftarkan diri di buku animo kami,” jelasnya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si menegaskan, dalam penerimaan Bintara maupun Perwira Polri ini gratis alias tidak dipungut biaya sepeser pun. Polri dalam penerimaan ini transparan dan murni tanpa suap. “Jika selama ini banyak masyarakat yang beranggapan masuk Polisi itu harus bayar, itu bohong. Penerimaan ini gratis,” pungkasnya. (Edi/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.