Aparat : Kusmardi Tidak Terlibat Teroris, Warga Diminta Terima

Rabu sore (26/09/2012) ratusan masyarakat Beloyang, kecamatan Belimbing mendatangi dan memadati halaman balai desa setempat. Kedatangan warga ke Balai Desa ini memang sengaja diundang untuk menghadiri syukuran kantor desa sekaligus memberikan pemahaman kepada warga tentang ketidakterlibatan Kusmardi dan pesan Kamtibmas kepada masyarakat Beloyang. <p style="text-align: justify;">Balai Desa yang tak begitu besar, ternyata tak mampu menampung semua warga yang hadir, sehingga ada warga yang hanya berdiri ataupun berjongkok. Acara tersebut juga dihadiri Kapolres Melawi, Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar, Kepala desa Beloyang, Camat Belimbing hulu, Tumenggung adat dan sejumlah pejabat desa lainnya.<br /><br />Dalam kesempatan tersebut, Kapolres melawi AKBP Yudi Hermawan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penangkapan teroris di desa itu, termasuk pengamanan seorang warga sebagai saksi.<br /><br />"Perlu kiranya diketahui bahwa terduga teroris sudah diamankan oleh Densus 88, selanjutnya kita juga kemudian memang mengamankan Bapak Kusmardi sebagai saksi. Namun setelah beberapa hari kita periksa, Pak Kusmardi sama sekali tak ada hubungannya dengan kelompok teroris, baik terlibat secara langsung maupun tidak," ujar Kapolres dihadapan warga.<br /><br />Dirinya berharap dengan adanya penjelasan yang diberikan langsung dihadapan masyarakat, Kusmardi bisa diterima kembali di tengah- tengah masyarakat tampa harus dikucilkan, karena Kusmardi dan keluarga sama skali tak ada hubungannya dengan terorisme.<br /><br />"Dengan adanya penjelasan ini, saya berharap masyarakat dapat menerima kembali Kusmardi dan keluarga seperti dulu lagi. Kita juga harus memberikan pemahaman ini kepada masyarakat lainnya guna membersihkan nama kusmardi, karena kejadian ini sangat berdampak sekali bagi keluarga Pak Kusmardi," ajak Kapolres.<br /><br />Kapolres juga menjamin bahwa kusmardi bukan warga yang membantu jaringan teroris, dan juga berjanji dihadapan masyarakat Beloyang akan melakukan penangkapan terhadap Kusmardi jika suatu saat terbukti membantu teroris.<br /><br />Kapolres Juga mengajak para orangtua untuk mengawasi anaknya, agar tak terpengaruh dan mengikuti aksi terorisme. Terutama mereka yang melanjutkan pedidikan di luar Kalimantan, karena saat ini terorisme mengincar kaum muda yang pikirannya masih labil.<br /><br />Sementara itu Kepala Desa Beloyang YS Marjitan mengatakan bahwa desa Beloyang merupakan desa yang cukup maju dan dari sisi pendidikan masyarakatnya juga tak tertinggal dibandingkan dengan desa lainnya. Mulai dari SD, SMP, bahkan di desa tersebut akan segera dibangun sekolah menengah atas (SMA).<br /><br />"Dari 433 kepala keluarga yang terdiri dari tiga kelurahan, terdiri dari 1.779 jiwa. Berdasarkan data yang masuk ke desa, masih ada kuranglebih 34 sarjana dari DIII sampai S2 dari berbagai disiplin ilmu di desa ini yang belum memperoleh pekerjaan, dengan tingkat pendidikan yang cukup maju dan perekonomian yang menunjang dengan mayoritas pekerjaan sebagai petani," jelas Kades.<br /><br />Sementara terkait dengan kasus terorisme, Marjitan mengharapkan adanya penambahan anggota keamaanan di sektor Belimbing Hulu karena selama ini hanya ada satu aparat keamanan. Terkait dengan adanya terorisme di Beloyang, ia mengimabau masyarakat untuk menertibkan penduduknya yang datang dari luar.<br /><br />"Ini sudah kita lakukan beberapa hari ini dan sudah ada tiga pendatang yang menyerahkan KTP ke kantor desa, dan diganti dengan surat keterangan domisili," katanya.<br /><br />Ia juga menjelaskan satu warga Beloyang yang diamankan dan diperiksa aparat kepolisian sudah dinyatakan tak bersalah dan tak ada kaitannya dengan terorisme. ia memohon kepada warganya dngan segala kerendahan hati untuk menerima Kusmardi warga dusun Papak Jaya Desa Beloyang  kembali ke tengah masyarakat. <strong>(*)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.