APBD Perubahan Kapuas Hulu Mengalami Penambahan

Setelah disusun dan diusulkan melalui pembahasan oleh tim anggaran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, dan memperhatikan keperluan prioritas serta dalam mendukung peningkatan kerja birokrasi dalam pembangunan dan pelayanan, maka Anggaran Pendapatan dan Belanja Daearah (APBD) Perubahan mengalami penambahan. <p style="text-align: justify;">Demikian disampaikan Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir dalam pidatonya dalam rangka Sidang Paripurna penyampaian rancangan APBD perubahan, di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Jum’at (12/10/2012).<br /><br />Dipaparkan Nasir, secara keseluruhan akibat perubahan Anggaran Pendapatan mengalami perubahan dari nominal sebesar Rp. 825.838.195.000, menjadi sebesar Rp. 916.490.978.863,53, yang berarti mengalami penambahan sebesar Rp. 90.652.783.863,53 atau naik 10,98 persen.<br /><br />Kemudian, dari sisi belanja semua dianggarkan sebesar Rp. 897. 619.266.482, menjadi sebesar Rp. 982.263.102.984, yang berarti ada penambahan sebesar Rp. 84.643. 836.502, atau naik sebesar 9,43 persen, yang terdiri dari 2 (dua) bagian belanja yaitu belanja tidak langsung yang semula sebesar Rp. 377.280.278.602 menjadi sebesar Rp. 424.926.416.059 dan bertambah sebesar Rp. 47.646.140.457 atau naik sebesar 12,63 persen. Belanja langsung yang semula sebesar Rp. 520.338.987.880, menjadi sebesar Rp. 557.336.683.925, bertambah sebesar Rp. 36. 997.696.045 atau naik sebesar 7,11 persen.<br /><br />Selain itu dikatakan Nasir, bahwa dari sisa penerimaan pembiayaan mengalami kenaikan yang semula sebesar Rp. 79.667.508.482 menjadi sebesar Rp. 84.633.824.596, yang berarti ada penambahan sebesar Rp. 4.966.316.316.114,01 atau naik sebesar 6,23 persen.<br /><br />"Keniakan penerimaan pembiayaan berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun anggaran sebelumnya, berdasarkan audit BPK perwakilan Pontianak yang telah mendapat persetujuan dari DPRD Kapuas Hulu," jelasnya.<br /><br />Sedangkan menurut Nasir, pengeluaran pembiayaan mengalami kenaikan semula sebesar Rp. 7.886.437.000, menjadi sebesar Rp. 14.195.383.990,80 yang berarti ada penambahan sebesar Rp. 6.308.946.990,80 atau naik sebesar 79,99 persen.<br /><br />Ditambahkannya, bahwa penambahan pengeluaran pembiayaan dikarenakan adanya penambahan penyertaan modal dari Bank Kalbar Tahun 2012 yang semula dianggarkan 3.500.000.000 dan pada perubahaan APBD ini rencananya akan ditambah sebesar Rp. 1.000.000.000. Pembayaran pokok utang kepada pihak ketiga yang semula dianggarkan sebesar Rp. 1.636.437.000, namun berdasarkan hasil pemeriksaan BPK-RI perwakilan Pontianak data utang kepada pihak ketiga pada beberapa Dinas sebesar Rp. 6. 945.383.990,80 sehingga masih terdapat kekurangan sebesar Rp. 5.308.946.990,80.<br /><br />Oleh karena itu dikatakan Nasir, bahwa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, silpa yang telah disepakati sesuai dengan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Anggaran 2011, dipergunakan untuk membiayai belanja dan pembiayaan dalam APBD Tahun anggaran 2012, baik APBD murni maupun APBD perubahan.<br /><br />"Dalam APBD murni Kabupaten Kapuas Hulu tahun anggaran 2012 telah dipergunakan silpa sebesar Rp. 79.667.508.482, sedangkan sisanya dipergunakan dalam perubahan APBD Tahun anggaran 2012,"ucap Nasir. <strong>(phs).</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.