Arus Balik Pelabuhan Sampit Masih Sepi

Arus balik melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih sepi dari penumpang, pada Sabtu atau enam hari setelah Lebaran. <p style="text-align: justify;">"Kedatangan KM Leuser dari pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jatim, hanya membawa 821 orang penumpang," kata Kepala PT Pelni Cabang Sampit, Andhi Baharudin di Sampit, Sabtu.<br /><br />Selain itu KM Lawit direncanakan tiba di Pelabuhan Sampit. Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, dengan membawa 1.100 orang penumpang.<br /><br />Diperkirakan, arus balik angkutan laut melalui pelabuhan Sampit, masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan.<br /><br />"Saya saat ini belum dapat memprediksi kapan puncak arus balik di Pelabuhan Sampit. Sebagai orang baru, saya belum menguasai dan memahami kondisi daerah Kabupaten Kotawaringin Timur secara umum," katanya.<br /><br />Ia juga mengaku belum bisa memprediksi berapa jumlah kedatangan penumpang kapal Pelni melalui pelabuhan Sampit.<br /><br />Sementara General Manajer PT Pelindo III Sampit Abdul Rofiq Fanany mengatakan, kedatangan KM Leuser dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, membawa sebanyak 1.243 orang dan penumpang yang naik dari Pelabuhan Sampit dengan tujuan pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya ada sebanyak 1.125 orang.<br /><br />Jika dilihat dari jumlah kedatangan penumpang di Pelabuhan Sampit, masih dalam kondisi normal dan belum ada peningkatan arus balik.<br /><br />Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya jumlah arus balik melalui pelabuhan akan lebih banyak dibandingkan arus mudik.<br /><br />"Arus mudik Lebaran 2012 melalui pelabuhan Sampit mencapai 35 ribu penumpang lebih, jadi arus balik kami perkirakan akan mencapai 38 ribu penumpang lebih, terangnya.<br /><br />Kedatangan arus mudik melalui pelabuhan Sampit memang tidak terjadi sekaligus, namun secara berangsur dan akan berlangsung satu bulan.<br /><br />Meningkatnya jumlah arus balik itu terjadi karena biasanya setiap pemudik saat kembali ke Sampit membawa serta sanak keluarga untuk bekerja di Kabupaten Kotawaringin Timur.<br /><br />Arus balik melalui pelabuhan Sampit akan terlihat pada saat karyawan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan habis masa liburnya dan kembali bekerja seperti biasa.<br /><br />Sementara Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah, Brigjen (Pol) Bachtiar Hasanudin Tambunan memberikan peringatkan terhadap seluruh perusahaan perkebunan dan pertambangan di Kalteng untuk tidak mengangkut karyawannya dengan menggunakan mobil bak terbuka maupun truk.<br /><br />Peringatan tersebut untuk menghindari terjadinya kecelakaan, sebab keselamatan karyawan jika diangkut dengan menggunakan bak terbuka maupun truk tidak terjamin.<br /><br />"Kami sudah kumpulkan dan memberikan surat peringatan kepada seluruh perusahaan perkabunan maupun pertambangan untuk tidak menggunakan bak terbuka dan turk sebagai angkuitan karyawan, dan jika nantinya masih ditemukan pelanggaran maka kami akan menindak tegas, dengan memberikan sanksi pidana terhadap pelaku pelanggaran tersebut," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.