Askiman Dukung Para Kaur Bekerja Optimal Bantu Kades

Bimbingan teknis untuk kepala urusan ini merupakan yang pertama kalinya. Selama ini bimbingan teknis selalu menyasar kepala desa, sekrearis desa dan ketua BPD. <p style="text-align: justify;">Sementara kepala urusan di pemerintahan desa tidak kita bina, maka bimbingan teknis ini sangat penting karena khusus membina para kepala urusan. Demikian disampaikan Wakil Bupati Sintang Askiman saat membuka Bimbingan Teknis Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa di Gedung Pancasila pada Senin, 15 Mei 2017.<br /><br />“Kekompakan dalam bekerja untuk melayani masyarakat di desa antara kepala desa, sekretaris desa dan para kaur sangat penting. Tugas melayani masyarakat desa, tidak ringan dan tidak sulit. Saya sering melihat, banyak kantor desa sering tutup, seolah-olah beban kerja tidak ada. Ada juga terjadi peranan kepala desa terlalu dominan sehingga para kepala urusan tidak di fungsikan. Ada juga para kepala desa terbiasa bekerja di rumah pribadi. Ke depan pemekaran desa sudah sangat susah persyaratannya seperti jumlah penduduk harus 350 KK. Saya berharap para kaur bisa mengikuti bimbingan teknis dengan baik. Dengar dan catat dengan baik materi yang disampaikan sebagai bekal menjalankan tugas di pemerintahan desa nantinya” terang Askiman.<br /><br />“dalam rencana kerja anggaran pada APBDes, sudah jelas pembagian urusan tersebut. Kalau RKA nya membangun fisik itu urusan Kepala Urusan Ekonomi dan Pembangunan. Manajemen tukang sate jangan sampai terjadi di pemerintahan desa. Senang atau tidak senang, kebiasaan manajemen tukang sate di desa harus diubah. Dengan ADD rata-rata satu milyar, tentu kepala desa tidak mampu bekerja sendiri, tetapi harus dibantu sekretaris desa dan para kaur” tambah Askiman.<br /><br />Ulidal Muhtar Sekretaris Dinas Pemberdayaan  Masyarakat dan Pemerintahan Desa menjelaskan bahwa aparatur pemerintahan desa harus meningkatkan kinerja dalam percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. <br /><br />“para kepala urusan di pemerintahan desa harus memahami tugas dan tanggungjawabnya dengan meningkatkan kemampuan teknis para kepala urusan untuk membantu kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Selain hal teknis, kami juga akan menyampaikan banyak informasi dan pengetahuan yang tentu akan bermanfaat bagi para kaur dalam menjalankan tugasnya. Bimbingan teknis diikuti oleh 246 orang peserta yang berasal dari  82 desa di 14 kecamatan. Setiap desa sudah mengirim 3 kaur yakni  kaur pemerintahan dan  kemasyarakatan, kaur ekonomi dan  pembangunan serta kaur Umum dan keuangan” terang Ulidal Muhtar. (Hm)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.