Bank Kalbar Gandeng PBSI Gelar Open Turnamen Bulutangkis

Merayakan ulang tahunnya yang ke 48, Bank Kalbar yang tersebar di seluruh kabupaten berupaya melaksanakan berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan social sampai kegiatan olahraga. “Tahun ini untuk menyemarakan ulang tahun Bank Kalbar, kami bekerjasama dengan PBSI Pengcab Sintang menggelar turnamen bulutangkkis terbuka,”ungkap kepala Bank Kalbar cabang Sintang Dedy Sfafriadi saat ditemui di ruang kerjanya Senin (09/04/2012) pagi tadi. <p style="text-align: justify;">Lebih lanjut Dedy mengatakan bahwa dirinya melihat olahraga bulutangkis di Sintang memiliki potensi yang sangat bagus. Baik pada tingkat anak-anak maupun dewasa. Ketertarikanya inilah yang membuatnya melakukan kerjasama dengan persatuan bulutangkis seluruh Indonesia Sintang untuk menggelar kegiatan ini. <br /><br />“Ini dalam rangka untuk meningkatan kemampuan dan menambah pengalaman para pemain bulutangkis di Sintang ini. Karena open turnamen ini diikuti oleh pemain dari luar Sintang, bahkan sampai dari luar Kalimantan. Pemenang pada open turnamen ini akan mendapatkan sejumlah dana pembinaan dari Bank Kalbar,”tegasnya. <br /><br />Ditempat terpisah, ketua PBSI Sintang Zulkarnaen mengatakan bahwa kehadiran sejumlah pemain luar Sintang pada open turnamen tersebut akan memberikan pengalaman baru bagi para pemain bulutangkis Sintang.<br /><br />“Mereka para pemain bulutangkis lokal akan lebih banyak belajar dari para pemain luar yang ikut bertanding dalam open turnamen ini,”jelasnya.<br />Menurut Zulkarnaen, ada sekitar 17 club bulutangkis yang mendaftar dan ikut bertanding dalam open turnamen. Dua diantaranya club dari kabupaten Sekadau. <br /><br />“Ada 4 tim yang masuk semifinal, yaitu tim kesehatan A, Kesehatan B, Bank Kalbar dan satu dari club Garuda,”ungkapnya.<br /><br />Selain melakukan pembinaan untuk pemain bulu tangkis putra dewasa, PBSI juga melakukan pembinaan untuk pemain bulutangkis anak-anak, baik putra maupun putri dan atlet bulutangkis putri. <br /><br />“Kami pernah mengirim lima orang pengurus PBSI untuk mengikuti pelatihan pelatih, dan setelah itu para pelatih itu harus memberikan pelatihan lagi kepada pelatih ditiap club. Begitu juga untuk wasit, kami juga sudah mengirim 5 orang wasit. Jadi kalau ada even yang lebih besar, kita tidak susah mencari wasit. Karena PBSI pengcab Sintang sudah memiliki wasit yang bersertifikat,”pungkasnya. <strong>(ek/ast)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.