Banyak Proyek Fisik Terancam Tak Tuntas

Sejumlah proyek fisik terancam tak tuntas hingga akhir tahun. Apalagi tahun anggaran 2014 sendiri tinggal menyisakan sekitar tiga bulan lagi. Dampaknya serapan anggaran APBD pun tak seluruhnya bisa tercapai. <p style="text-align: justify;">Bupati Melawi, Firman Muntaco yang dimintai tanggapannya terhadap kemungkinan sejumlah proyek terancam tak selesai dikerjakan pada tahun ini mengungkapkan akan melihat terlebih dahulu berapa pekerjaan dan anggaran yang bisa terserap.<br /><br />“Kita lihat saja nanti sampai akhir berapa serapan anggarannya. Memang dari dulu saya katakan, ada beberapa kegiatan besar seperti pemilu yang berdampak pada pelaksanaan kegiatan,” katanya.<br /><br />Kendati sedikit terlambat, Firman menilai sebenarnya dalam hitungannya beberapa paket proyek yang sudah teranggarkan lewat APBD murni 2014 bisa dikejar. Karena perhitungan waktu pelaksanaan yang masih mencapai sekitar empat bulan atau 160 hari.<br /><br />“Hitungan kita sudah bisa masuk karena ada waktu empat bulan. Memang dalam APBD Perubahan kita tidak ada paket besar karena memang tidak dibenarkan,” katanya.<br /><br />Firman pun berharap seluruh proyek tersebut dapat dilihat terlebih dahulu apakah akan terkejar atau tak tuntas, karena kemungkinan tersebut masih hanya sebatas dugaan saja. <br /><br />Kendati demikian bila nantinya pihak pelaksana gagal melaksanakan proyek sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan tentu akan ada proses sesuai dengan aturan yang ada di Dinas PU.<br /><br />“Kalau terlambat bisa diproses, karena tentu kita sudah perkirakan sekian ratus hari itu cukup,” katanya.<br /><br />Sementara itu, Kepala Dinas PU Melawi, John Murkanto mengungkapkan pihaknya akan memberikan surat teguran kepada sejumlah kontraktor yang diperkirakan tak mampu menyelesaikan pelaksanaan proyek fisik.<br /><br />“Kita surati agar mereka bisa menambah alat atau tenaga kerja sehingga pekerjaaanya bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.<br /><br />Dikatakan John, bila nantinya pelaksana gagal menyelesaikan pekerjaannya hingga deadline waktu, maka bisa saja PU memblacklist perusahaan yang bersangkutan. Atau kemungkinan membayar hingga pada tahap mana pekerjaan tersebut dilakukan. <strong>(eko/kn)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.