Barito Utara Sosialisasikan Pemberlakuan Ktp Eletronik

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pertengahan Juli 2011 melakukan sosialisasi pemberlakukan pemakaian kartu tanda penduduk nasional beridentifikasi sidik jari atau chip elektronik. <p style="text-align: justify;">"Sebelum diluncurkan pada 1 Agustus 2011 nanti, pemberlakukan KTP eletronik itu akan kami sosialisasikan pada Rabu (13/7) kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara (Barut) Izhar Safawi di Muara Teweh, Senin.<br /><br />Menurut Izhar, Kabupaten Barito Utara termasuk daerah yang sudah siap menerapkan kartu tanda penduduk chip atau elektronik KTP tahun 2011 bersama 197 kabupaten dan kota di Tanah Air.<br /><br />Bagi warga yang sudah memiliki KTP nasional bisa mendapatkan KTP chip dan tidak dipungut biaya atau gratis, tinggal melakukan pengambilan sidik jari.<br /><br />Saat ini, kata dia, warga di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini yang telah memiliki KTP nasional sekitar 60 persen dari 116.970 jiwa wajib punya kartu identitas tersebut.<br /><br />"Bagi warga yang mengurus KTP chip nantinya akan mendapat undangan sehingga tidak terjadi antrean panjang dan mereka juga tahu kapan bisa membuat KTP tersebut," katanya.<br /><br />Menurut Izhar, meski diterapkan baru dua tahun lalu, minat masyarakat yang wajib memiliki KTP bersistem nasional atau Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) ini cukup banyak.<br /><br />Bagi warga yang belum punya KTP nasional, kata dia, diminta segera mengurus kartu identitas tersebut guna mendapat nomor induk kependudukan (NIK) menjelang diterapkannya KTP nasional beridentifikasi sidik jari atau chip elekronik awal Agustus nanti.<br /><br />"Jadi kami sudah siap menerapkan KTP chip di daerah ini," katanya.<br /><br />Izhar menjelaskan, dalam pemberlakuan KTP nasional (chip) di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini pihaknya sudah siap baik sarana maupun prasarana serta sumber daya manusianya.<br /><br />Bagi warga yang sudah punya KTP nasional, bisa mendapatkan KTP chip dan tidak dipungut biaya atau gratis, tinggal melakukan pengambilan sidik jari dengan harus punya KTP nasional dengan biaya sebesar Rp15 ribu per orang dan kartu keluarga (KK) Rp10 ribu.<br /><br />Pihaknya akan melakukan sistem "jemput bola" atau proaktif ke sejumlah kecamatan di pedalaman untuk pembuatan KTP, sebagai upaya memberikan pelayanan untuk pembuatan KTP nasional.<br /><br />"Kegiatan ini untuk memudahkan masyarakat terutama di desa-desa yang jauh dari ibu kota kabupaten guna memiliki KTP nasional atau chip," katanya.<br /><br />Hingga saat ini warga yang telah memiliki kartu keluarga (KK) di kabupaten pedalaman Kalteng ini sebanyak 46.845 orang lebih dengan jumlah penduduk mencapai 170.381 jiwa terdiri laki-laki 88.894 dan perempuan 81.487 orang.<br /><br />Sejumlah daerah di Kalteng yang siap melaksanakan KTP elektronik tersebut hanya enam dari 14 kabupaten dan kota, selain Barito Utara juga Kabupaten Kotawaringin Barat, Kapuas, Palangka Raya, Sukamara dan Lamandau. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.