Berantas Stunting Harus Dengan Anggaran Yang Memadai

SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nikodemus mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang dalam menekan angka stunting, sehingga dua tahun terakhir ini mengalami penurunan.

“Tentu kita mendukung sepenuhnya dalam menekan angka stuntung ini di Kabupaten Sintang. Kita juga beryukur angka stunting di Kabupaten Sintang sudah menurun, kita harapkan ke depan jauh lebih baik,” ujarnya, ditemui di Kantor DPRD setempat, Selasa (22/10/19).

Calon Wakil Ketua DPRD Sintang ini juga mengatakan, ada banyak hal yang harus dilakukan dalam menangani permasalahan stunting. Salah satunya anggaran yang memadai.

“Mengingat stunting ini bukan hanya prioritas daerah, tapi juga nasional sehingga dalam menanganinya tentunya harus dibarengi dengan anggaran yang memadai,” terangnya.

Politisi Partai hati Nurani Rakyat (Hanura) ini meminta kepada semua pihak terkait, untuk bisa saling bekerja sama dalam menangani permasalahan stunting ini. Seperti memulai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar.

“Perubahan ini bisa dilakukan dimulai dari diri sendiri, jaga PHBS dan upayakan untuk terus melakukan pemeriksaan kesehatan, serta jangan malu bertanya tentang kesehatan kepada yang paham seperti dokter, perawat atau bidan serta yang lainnya,” terangnya.

Ia juga mengatakan, ada banyak hal yang harus dilakukan dalam menangani stunting, seperti dengan melakukan penyuluhan, peningkatan pelayanan kesehatan hingga ke desa dan dusun.

“Penyuluhan juga membutuhkan anggaran, bukan hanya permasalahan stunting, namun untuk beberapa hal terkait kualitas kesehatan pun harus demikian juga. Saya yakin semua cepat selesai kalau itu dilakukan, hanya saja tentu semua melihat dari anggarannya lagi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten sintang ini merupakan salah satu Kabupaten prioritas dalam pemberantasan stunting. Dua tahun lalu di Sintang terdapat 41 persen anak-anak yang mengalami stunting, karena tidak diberikan asupan makanan yang bergizi.

Sekarang sudah turun menjadi 33 persen. Harapan Pemda Sintang kedepannya stunting ini akan terus ditekankan hingga dibawah 20 persen bahkan kalau bisa 10 persen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.