Berharap Musrokab Hasilkan Ketua KONI Yang Peduli Dunia Olahraga

MELAWI- Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musrokab) ke IV KONI Melawi dilaksanakan, Selasa (27/3) di Pendopo Sukiman Center Melawi. Musrokab tersebut dibuka oleh wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa dan dihadiri Pengurus KONI Kalbar, Pengurus KONI Melawi, Waka Polres Melawi, tiga kandidat yakni Syamsyar, Indra Fahrudi serta H Suarli serta seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) yang ada di Melawi.

Sekretaris KONI Melawi, Urai Usman pada pembukaan hanya menyampaikan ucapan terimakasih serta memohon maaf apabila dalam kepemimpinan pada masa pengurus lama, banyak terdapat kekurangan-kekurarangan. “Semoga Musrokab berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang kedepannya bisa meningkatkan prestasi KONI Melawi,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Umum KONI provinsi Kalbar, Suhadi, mengharapkan dalam pemilihan dilaksanakan secara jujur dan sportif, serta mengharapkan Pengcab untuk memilih calon yang jujur, jujur kepada semuanya yang merupakan bentuknya sportivitas. “Pilihlah ketua yang benar benar menguasai olehraga dan ingin memajukan dunia olahraga Melawi. Untuk memajukan tersebut, KONI dan pemerintah daerah harus belerjasama, koni adalah perpanjangan tabgan pemerintah untuk memajukan dunia olahraga,” katanya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, KONI juga diharapkan bisa menggandeng pihak perusahaan yang mau melaksanakan CSR nya dibidang olahraga. Pengurus yang baru nantinya, harus berusaha dan terus berpikiran positif. “Harus disiplin, dan peduli dengan dunia olahraga. Mudah mudahan Pencab yang bermusyawarah akan menghasilkan pemimpin yang mampu meningkatkan prestasi olahraga di Melawi,” ucapnya.

Sementara itu,pada kesempatannya, Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan semoga melalui forum Musrokab bisa menentukan prestasi olahraga di Melawi dalam kepengurusan yang baru 4 tahun kedepan.  “Mengingat banyak Pengcab, KONI dituntut melaksanakan dan mengelola menajemen dengan baik. Hal tersebut menjadi tuntutan dan harus dilaksanakan oleh KONI Melawi,” ucapnya.

Disamping itu, lanjutnya, perlu diingat, bahwa keberhasilan suatu organisasi termasuk KONI, tidak akan pernah tercapai tanpa adanya suatu perencanaan, perorganisasian, pengarahan kerja, serta adanya mekanisme pengawasan atas pelaksanaan kerja. Syarat-syarat tersebut bagian dari menajemen organisasi.

“Apabila syarat-syarat tersebut dapat dipenuhi, maka saya yakin KONI Melawi akan mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Terutama dalam mengembangkan kualitas potensi olehraga yang ada di Melawi. sehingga dapat melahirkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Dadi, perlu diperhatian bersama bahwa peran aktif anggota masyarakat sangatlah dibutuhkan dalam upaya peningkatan eksistensi KONI di melawi. Namun kenyataannya, pemahaman masyarakat tentang tujuan dan tugas KONI masih sangat kurang, sehingga membuat peran masyarakat belum maksimal.

“Tidak dapat kita pungkiri sebagian masyarakat masih terdapat yang bahkan tidak peduli dengan perkembangan prestasi olehraga yang menjadi tujuan KONI. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada KONI bersama dengan instansi terkait, untuk mendorong kepedulian masyarakat dengan memberikan pemahaman tentang tujuan dan tugas KONI, sehingga pada akhirnya peranan masyarakat dalam meningkatkan prestasi olahraga dapat ditingkatkan,” pesannya.

Pada kesempatan itu pula, Dadi mengingatkan kembali bahwa tidak lama lagi dunia olahraga akan menghadapi Pekan olahraga Provinsi (Porprov) yang kemungkinan besar akan dilaksanakan di Kabupaten Sintang. “Mudah mudahan di bulan April ini, seluruh Pengcab bersama KONi bisa sama-sama bisa mempersiapkan dirinya,” pungkasnya. (edi/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.