Sintang

SELAMAT HARI RAYA NATAL 25 DESEMBER 2014 DAN SELAMAT MENYAMBUT TAHUN BARU 2015

Banner
Banner

DPR RI Soroti Pelestarian Danau Di Kutai

Komentar (0)

04 Oktober 2011, 18:37:37 WIB oleh Admin | dilihat: 35 kali

Print

Kalimantan Timur-KUTAI KARTANEGARA, (kalimantan-news) - Pihak Komisi VII DPR RI menyoroti keberadaan 15 danau besar di Indonesia, termasuk di kawasan Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim, khususnya terkait dalam upaya pelestarian ekosistem di kawasan tersebut.

"Dari 15 danau itu, salah satunya di Kukar sehingga kami menyambut baik atas sikap Komisi VII DPR RI karena dalam upaya pelestarian nya memang butuh koordinasi semua pihak baik secara lintas sektoral maupun vertikal antara pusat dengan daerah," ujar Wakil Bupati Kukar, HM Ghufron Yusuf di Tenggarong, Selasa.

Ia menambahkan bahwa beberapa hari lalu, rombongan Komisi VII DPR RI yang dipimpin H Sutan Sukarnotomo menyambangi pemerintah kabupaten Kukar khusus untuk mengetahui kondisi danau yang berada di sekitar sungai Mahakam.

Kedatangan wakil rakyat dari senayan tersebut diterima oleh Wabup Ghufron Yusuf didampingi Komandan Kodim 0906 Tenggarong Dendi Suryadi dan Wakapolres Kukar, serta kepala instansi terkait lainnya di pendopo wakil bupati Kukar.

H. Sutan mengatakan bahwa lawatan itu merupakan kunjungan kerja panitia kerja (panja) kawasan danau dengan fokus pada 15 danau prioritas di Indonesia, yang salah satu diantaranya terdapat di Kukar.

"Kedatangan kami untuk mendapat penjelasan tentang kedaan danau, baik tentang pengelolaannya, apa manfaatnya untuk masyarakat, maupun bagaimana keadaan danau itu apakah keberadaannya terancam," tanya Sutan.

Dikatakan Sutan bahwa sejauh ini baru dua danau di Indonesia yang secara intens mendapatkan kajian dari pemerintah pusat, yaitu Rawa Pening dan danau Maninjau.

Hal itu menjadi alasan sehingga pihaknya mendatangi beberapa daerah termasuk Kukar untuk mengetahui keberadaan danau tersebut dalam upaya pelestarian kawasan yang penting bagi lingkungan hidup karena selain terdapatnya "bio-diversity" (keanekaragaman hayati) juga menjadi area tangkapan air itu.

"Kami kesini untuk serap aspirasi, apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian danau-danau potensial di Kukar ini, silahkan beri masukan kekami," ujarnya.

Ghufron menjelaskan bahwa di Kukar terdapat 25 danau dan yang terbesar adalah Danau Jempang (15.000 Ha), Danau Semayang (13.000 Ha), dan Danau melintang (11.000 Ha) yang terdapat dikecamatan Kota Bangun dan Muara Muntai.

Dikatakannya bahwa hingga kini dua danau tersebut menjadi tumpuan ekonomi masyarakat sekitar danau yang umumnya berprofesi sebagai nelayan.

"Bahkan hasil perikanan di danau semayang maupun melintang juga dijual ke pulau jawa dan beberapa negara Asia Tenggara," ujarnya.

Selain itu, danau tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, uniknya lagi jika kemarau panjang yang menagkibatkan danau kering maka dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menanam padi.

Sementara itu H Hamrin HW yang mewakili masyarakat sekitar danau memberi masukan kepada komisi VII agar beberapa titik yang menjadi reserfat atau tempat berlindungnya ikan sekaligus wadah pelestarian ikan agar dilakukan pengerukan, karena saat ini sudah terjadi pendangkalan.

Hamrin juga berharap ditepi danau ditanami tumbuh-tumbuhan sehingga untuk menghindari abrasi.

"Tumbuhan yang kami sarankan adalah kedemba, yaitu tumbuhan yang akarnya mirip bakau yang akarnya sebagai wadah ikan berkembang biak, batang kedemba juga bisa dimanfaatkan kayunya untuk berbagai hal karena batangnya lurus," usul Hamrin.

Para anggota DPR RI terlihat mencatat masalah serta usulan warga dan berjanji akan menindaklanjutinya di dalam pembahasan panitia kerja nanti. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number