Sintang

SELASA (16/09/2014):(-SEKADAU-): Pemkab Harap Damkar Baru Bermanfaat untuk Masyarakat *** Bupati Didaulat Mengujicoba Mobil Damkar *** Permohonan AK 1 Membludak, Mayoritas Pelamar CPNS

Banner
Banner

DPRD Kalteng Dukung Peningkatan Produksi Rotan Katingan

Komentar (0)

13 Oktober 2011, 07:04:25 WIB oleh Admin | dilihat: 15 kali

Print

Kalimantan Tengah-PALANGKA RAYA, (kalimantan-news) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalteng meningkatkan luas produksi rotan di Kabupaten Katingan.

"Kami mendukung upaya gubernur meningkatkan luas produksi dan kelestarian kebun rotan rakyat dalam menunjang peningkatan industri rotan di Kabupaten Katingan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalteng, Rym Subandi, di Palangka Raya, Kamis.

Mengingat rotan, menurut dia, merupakan salah satu tanaman yang cocok di Kalteng dan untuk menindaklanjuti hal itu perlu dibentuk suatu badan yang terdiri dari unsur perguruan tinggi, misalnya Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya, dinas terkait dan pengusaha.

"Tugas badan tersebut untuk meningkatkan mutu tanaman dan produktivitas rotan, sehingga industri rotan di Kalteng semakin maju dan lestari," ucapnya.

Begitu pula dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat, sebut dia, pihaknya mendukung pemerintah provinsi dalam program pembinaan dan peningkatan mutu perkebunan rakyat, baik karet maupun rotan.

?Berkaitan dengan hal itu kami mempertanyakan sejauhmana program pembinaan dan peningkatan mutu perkebunan rakyat melalui program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L), revitalisasi perkebunan, pemanfaatan lahan terlantar, pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan, dan program penanaman dan pemeliharaan satu miliar pohon. Terpenting dari program itu apakah sudah ada desa atau daerah yang berhasil, sehingga dapat dijadikan contoh,? tegasnya.

Sementara, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalteng, H Iwan Kurniawan menegaskan, pemerintah hendaknya lebih gencar lagi untuk menggalakan perkebunan rakyat, dalam hal ini perkebunan yang sudah turun temurun digeluti masyarakat.

"Tinggal sistem dalam pengikutsertaan anggota masyarakat sebagai calon tani yang benar-benar dibenahi dan dibuat regulasi agar tanggungjawab anggota terhadap program kegiatan pemerintah dapat berjalan dengan optimal dan mampu terhindar dari kegagalan," ujarnya.

Di masa mendatang, jelas dia, diharapkan program penambahan areal perkebunan akan tersedia hasil produksi yang melimpah, sehingga perlu difikirkan konsep dan strategi pengembangan produk dari bahan setengah jadi ke prosuk barang jadi dari berbagai hasil perkebunan. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number