Sintang

RABU (23/04/2014): (-SINTANG-): Polres Sintang Kerahkan Anggota Pengamanan Pemilu Ulang di Kayan Hulu dan Ketungau Hulu *** Pemilik Rumah Libas Pencuri Hingga Tewas *** (-PARIWISATA-): Air Terjun Gurong Sumpit Jadi Wisata Alternatif *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kubu Raya Gelar Raker Tingkatkan Layanan Kesehatan *** Singkawang Miliki Sekolah Negeri Berkonsep Sekolah Alam *** Kerajinan Barang Bekas Siswa Diminati Warga Asing *** (-PEMILU-): PDIP Masih Kuasai Kursi Dewan Sekadau *** KPU Kalbar Siap Gelar Pleno Hasil Pemilu *** Kapolres: Komisioner Akui Terima Uang Dari Caleg *** (-PARLEMEN-): Legislator : Perbatasan Masih Minim Perhatian Pemerintah *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Yayasan Bosf Perlu Rp26 Miliar Untuk Orangutan *** (-EKONOMI-): Pemprov Kaltim Dukung Kinerja UMKM Dan Koperasi *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Pemkab Barito Utara Gelar Operasi Katarak Gratis *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Berharap Pengawas Ujian Nasional Tidak Arogan *** Pelaksanaan UN SLTP Sederajat Dimajukan Setengah Jam

Banner
Banner

Masyarakat Perbatasan Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Banua Landjak

Komentar (4)

14 Januari 2012, 02:41:04 WIB oleh Timo

Print

Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Saat ini masyarakat perbatasan yang diwakili sejumlah tokoh masyarakat perbatasan sedang memperjuangkan pemekaran Kabupaten Banua Landjak dan saat ini dalam tahap pengumpulan data dukungan dari masyarakat.

Demikian dikatakan Herkulanus Sutomo Manna dihadapan Bupati Kapuas Hulu dicela-cela perayaan Natal bersama masyarakat perbatasan yang dilaksanakan di Rumah pribadi Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana, SH Rabu (11/01/2012).
 
“Apa yang diharapkan masyarakat perbatasan untuk wilayahnya dimekarkan masih dalam proses perjuangan,saat ini masih dalam tahap pengumpulan data dukungan dari masyarakat, baru kemudian akan disampaikan kepada Bupati Kapuas Hulu,” jelasnya selaku Tokoh Masyarakat Perbatatasan.
 
Dijelaskan Sutomo bahwa pemekaran Kabupaten di wliayah perbatasan sudah lama di cetuskan, namun saat itu namanya yiatu Kabupaten Perbatasan Utara, dan saat ini diubah menjadi pemekaran Kabupaten Benua Lanjak. Benua artinya adalah suatu wilayah dan Ladnjak artinya Tanah Airku

“Dulu namanya Kabupaten Perbatasan Utara, kemudian saat ini diganti dengan nama pemekaran Kabupaten Banua Landjak,”jelasnya.

dituturkannya, bahwa maksud akan dibentuknya Kabupaten tersebut bukanlah untuk memisahkan diri, tetapi denga tujuan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan salama ini, untuk itu Sutomo meminta kepada Pemerintah Daerah nantinya apabila tim pemekaran mengajukan permohonan uji kelayakan pemekaran tersebut.

“Kita minta nanti Pemda melakukan uji kelayakan untuk pemekaran Kabupaten tersebut,” pintanya.

Sedangkan Agus Mulyana, SH selaku Tokoh Masyarakat Perbatasan dan Wakil Bupati Kapuas Hulu mengatakan bahwa rencana pemekaran Kabupaten Benua Lanjak tersebut berangkat dari luasnya wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga dinilai roda pembangunan sulit dijangkau. menurut Agus Mulyana bahwa perjuangan pemekaran Kabupaten Banua Landjak merupakan perjuangan selruh masyarakat perbatasan.

“Proses realisasi pemekaran Kabupaten ini tentunya akan memakan waktu yang lama,oleh karenanya ini merupakan perjuangan seluruh masyarakat perbatasan, guna mempercepat dan mengejar ketertinggalan pembangunan selama ini,” ungkapnya.
 
Menurut Memorarium pemekaran kata Agus, tidak berlaku diwilayah perbatasan, ada dua criteria pemekaran yiatu pemekaran berdasarkan usulan dan pemekaran berdasarkan inisiatif, dan untuk pemekaran Kabupaten Banua Landjak merupakan inisiatif, dalam membangun wilayah perbatasan dan mengingat wilayah Kapuas Hulu yang cukup luas.

Sementara itu menanggapi hal tersebut Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH mengataka bahwa pada prinsipnya selaku Bupati dirinya mendukung atas keinginan masyarakat. Hanya saja kata Nasir untuk tahapa-tahapan pemekaran itu tidaklah mudah,memerlukan waktu yang lama, namun selaku Pemerintah Daerah dirinya mendukung dengan rencana tersebut. sehingga pembangunan dilwilayah perbatasan dapat diperhatikan.

“memang selama ini Kita sudah lihat bahwa Pemerintah Pusat sudah menujukan keseriusannya dalam memperhatikan wilayah perbatasan, namun wilayah Kapuas Hulu juga begitu luas, oleh karenanya dalam hal tersebut Saya mendukung, hanya saja untuk menunggu realisasi atau tahapan-tahapan pemekaran diperlukan kesabaran,” terangnya. (phs)

Komentar (4)

Beri Komentar
  • ramses simamora

    ramses simamora:

    04 Juni 2012, 04:45:37 WIB

    Pemekaran adalah sebuah transpansi politik slogan semata,rakyat belum tentu bisa sejahtra,tapi apabila berhasil dalam perjuangan pemekaran hanya yang bisa kelihatan berhasil orang-orang tertentu yang mengerti atas kepentingan poilitik kelompok tertentu,rakyat akan dilupakan, dan akan tetapi rakyat selalu terjual demi kepentingan kelompok sesaat,banyak daerah yang mekar bukan jadi mekar justru berbalik arah,masyarakat sekitar menjadi was-was,terkejut,tapi itulah realita suatu kemajuan,harus rela ada yang korban dan yang dikorbankan demi untuk kemajuan dan kepentingan,tks.

  • ramses simamora

    ramses simamora:

    01 Februari 2013, 06:41:16 WIB

    Tantangan Suatu daerah yang baru dimekarkan adalah Infrastruktur Sosial dan politik,masyarakat sudah bisa dipastikan ada yang diuntung dan ada yang buntung,ada teman setia dan ada juga teman belakang,hiruk pikuk permasalahan sosial pasti akan timbul,untuk itu kita harus ada prinsip melalui dasar awal yaitu persetujuan tokoh elit dimasyarakat, paling tidak membahas tentang wacana pemerkaran ini,kita tidak mau gegabah dan perlu punya hitung-hitungan tentang SDA,SDM,Pendapatan berbagai jenis piskal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,selamat ber aktifitas,

  • ramses simamora

    ramses simamora:

    01 Februari 2013, 06:42:16 WIB

    Tantangan Suatu daerah yang baru dimekarkan adalah Infrastruktur Sosial dan politik,masyarakat sudah bisa dipastikan ada yang diuntung dan ada yang buntung,ada teman setia dan ada juga teman belakang,hiruk pikuk permasalahan sosial pasti akan timbul,untuk itu kita harus ada prinsip melalui dasar awal yaitu persetujuan tokoh elit dimasyarakat, paling tidak membahas tentang wacana pemerkaran ini,kita tidak mau gegabah dan perlu punya hitung-hitungan tentang SDA,SDM,Pendapatan berbagai jenis piskal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,selamat ber aktifitas,

  • marselinus sitam

    marselinus sitam:

    26 Februari 2014, 02:54:49 WIB

    Apa pun realita yg terjadi dari pemekaran2 daerah yg sdh dilakukan pmerintah, kabupaten Benua Lanjak hrs diwujudkan. Ini untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan utk sekelompok org. Kalau dalam perjalanannya ternyata tdk sesuai harapan, maka masyarakat dapat menuntut pejabat yg sdh diberi kepercayaan memimpin daerah tersebut. (suara dari seorang putra daerah, sekrg berdomisili di sei pinyuh)

Beri Komentar




Security Number