Sintang

SELASA (25/11/2014): (-SINTANG-): Bupati Sintang Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak *** Bupati Sintang Dorong SKPD Menindak PNS Bermasalah *** (-PARLEMEN-): Liyus: Masyarakat Perbatasan Belum Merasakan Kemerdekaan *** (-KALBAR-): Kubu Raya Umumkan Hasil Tes CPNS Rabu *** (-KALTIM-): Bupati Penajam Minta Fatwa MA Terkait Honorer *** (-KALTENG-): Pengumuman Tes CPNS Barut Tunggu Panitia Pusat *** (-KALSEL-): Kotabaru Larang Mobil Luar Masuk Saat Harnus

Banner
Banner

Pontianak Dapat Bantuan Penataan Kawasan Kumuh Lanjutan

Komentar (0)

27 Januari 2012, 19:29:26 WIB oleh Admin | dilihat: 57 kali

Print

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Pemerintah Kota Pontianak mendapat bantuan dari proyek NUSSP (Neighborhood Upgrading and Shelter Sector Project) atau penataan lingkungan dan perumahan kumuh tahap dua untuk menata kawasan lahan kumuh pada 2013.

"Tahun ini masih tahap persiapan administrasi dalam memenuhi kriteria proyek NUSS tahap dua yang akan diterima Kota Pontianak," kata Kepala Dinas PU Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis.

Ia mengatakan, proyek fisik NUSSP tahap dua di Kota Pontianak baru akan dimulai tahun 2013 hingga 2017 yang diprioritaskan untuk menata kawasan kumuh di 24 kelurahan.

Menurut Edi, dana bantuan proyek NUSSP digunakan diantaranya untuk membuat jalan lingkungan, drainase, penghijauan, penerangan jalan umum, air bersih, termasuk pengolahan sampah.

Pemkot Pontianak sejak 2005 lalu sudah menata sebanyak 330 hektare lahan di kota itu yang dihuni sekitar 44 ribu kepala keluarga, 16 ribu keluarga miskin.

Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kini tercatat kawasan kumuh tinggal sekitar 140 hektare.

Program NUSSP di Pontianak dimulai pada tahun 2005 dengan sasaran penataan pemukiman kumuh di sepuluh kelurahan dari 23 kekurahan pemukiman kumuh yang terdiri 120 titik dengan prioritas pembangunan sanitasi, jalan gang, jalan lingkungan, pemukiman yang tidak layak huni, serta pembangunan sarana mandi cuci dan kakus (MCK).

Pemkot Pontianak mendapat alokasi anggaran untuk program NUSSP sebesar Rp21,6 miliar; yang terdiri atas Rp13 miliar dari bantuan Bank Dunia; dan Rp8,6 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), serta Rp590 juta dari swadaya masyarakat, kata Kadis PU Kota Pontianak. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number