Sintang

JUMAT (21/11/2014): (-SINTANG-): Polsek Kelam Terima 6 Pucuk Senpi Rakitan Dari Warga *** Kelurahan Akcaya Miliki Gedung Baru *** (-PARLEMEN-): DPRD Sekadau Paripurna Sahkan Pimpinan Definitif *** (-SEKADAU-): Masyarakat Dihimbau Waspadai Banjir *** BBM Naik, Tarif Angkutan Bakal Naik Hingga 30 Persen

Banner
Banner

Wagub : Revisi RPJMD Karena Realisasi Infrastruktur Tertunda

Komentar (0)

31 Januari 2012, 18:47:37 WIB oleh Admin | dilihat: 32 kali

Print

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merevisi target pertumbuhan ekonomi karena sejumlah pembangunan yang dijadwalkan pada tahun 2008 terealisasi dalam lima tahun, tidak terwujud.

"Kita lihat realitas dan kesempatan kita selain menyesuaikan dengan target pertumbuhan ekonomi Kalbar di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2010 - 2014," kata Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya di Gedung DPRD Provinsi Kalbar di Pontianak, Selasa.

Di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalbar tahun 2008 - 2013, target pertumbuhan ekonomi diperkirakan di atas tujuh persen.

Sedangkan di dalam revisi RPJMD yang diajukan Pemprov Kalbar, target pertumbuhan ekonomi menjadi kisaran 5,9 persen.

Ia melanjutkan, infrastruktur sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kalbar.

Ia mencontohkan rencana pembangunan sejumlah pembangkit listrik oleh PLN yang ternyata hingga kini belum terwujud.

Kemudian perluasan dan peningkatan kapasitas Bandar Udara Supadio Pontianak guna menambah daya tampung juga masih dalam proses.

Selain itu, lanjut dia, juga rencana pembangunan pelabuhan internasional yang masih dalam kajian, belum realisasi.

"Kami sejak dilantik 2008 sudah memprediksi pembangunan itu akan terwujud dalam lima tahun. Kalau pembangunan-pembangunan infrastruktur itu bisa lebih awal, mungkin kita tidak perlu merevisi RPJMD," ujar Christiandy Sanjaya.

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi seiring terwujudnya berbagai proyek pembangunan infrastruktur skala besar di Kalbar.

"Misal Bandara Supadio Pontianak, mungkin setelah 2013 baru bisa dimanfaatkan secara optimal. Akhir tahun lalu sudah pemancangan tiang pertama peningkatan kapasitas Bandara Supadio Pontianak," kata dia.

Wagub Kalbar menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kalbar selama beberapa tahun terakhir juga menunjukkan kecenderungan peningkatan seiring membaiknya iklim investasi. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number