Sintang

SENIN (21/04/2014): (-SINTANG-): Bandara Sosilo Sintang Sangat Layak Untuk Sekolah Penerbangan *** Kati Evelina: Kita Harapkan Anyaman dan Tenun Ikat Sintang dapat Go Internasional *** (-PEMILU-): Rekapitulasi Suara di KPU Sintang Berjalan Lancar, Meski Banyak Intrupsi dari Saksi *** Polisi Tetap Siaga di KPU Sintang *** Dua TPS Di Nangkak Lestari Direncanakan Pemilihan Ulang *** Golkar Banjarbaru Raih Lima Kursi DPRD *** Nasdem Klaim Peroleh Enam Kursi DPRD Pontianak *** Gerindra Peroleh Suara Tertinggi Di Nunukan *** (-SPORT-): Kemenpora Berencana Kirim Tim Ke IOC *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Kalsel Pelajari SJKN RSUD Bumi Asih Jakarta *** (-ARTIKEL-): Perjuangan Kalsel Lepas Dari Cengkeraman "Gurita" Narkoba *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Kebakaran Pasar Di Sampit Tewaskan Satu Keluarga *** Pemkab Barut Siapkan Bantuan Sapi Dan Kambing *** Pengelolaan PBB-P2 Di Barut Terkendala Revisi Perda *** (-KALIMANTAN BARAT-): BKKBN Kalbar Dorong Pembentukan PIK Remaja *** Satpol PP Bongkar Bangunan PKL Pasar Flamboyan *** (-KALIMANTAN UTARA-): Polres Nunukan Selidiki Kasus Penemuan Bayi *** (-PARIWISATA-): 11 Negara Akan Ikuti Pesta Budaya Erau

Banner
Banner

PLN Akan Pasang Listrik Untuk 5.000 Rumah

Komentar (0)

01 Februari 2012, 10:26:09 WIB oleh Admin

Print
 PLN Akan Pasang Listrik Untuk 5.000 Rumah

Kalimantan Tengah-PALANGKA RAYA, (kalimantan-news) - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan memasang 5.000 sambungan baru bagi sejumlah desa di kabupaten/kota di Kalimantan Tengah mulai 2012.

Wakil Gubernur Kalteng Ir H Achmad Diran di Palangka Raya, Rabu, mengatakan, dari hasil kesepakatan antara pemerintah provinsi, pemerintan kabupaten/kota, dan pemerintah pusat dengan PT PLN, mulai 2012 sebanyak 5.000 rumah per tahun akan mendapat aliran listrik.

"Untuk saat ini pemerintah kabupaten/kota memiliki rasio elektrifikasi di bawah 50 persen dengan kemampuan mengalirkan listrik untuk 300 per tahun. Sedangkan kabupaten/kota yang memiliki rasio elektrifikasinya di bawah 50 persen hanya mampu mengalirkan listrik untuk minimal 200 rumah per tahun," kata H Achmad Diran.

Menurut mantan Bupati Barito Selatan ini, PT PLN beserta satuan kerja listrik pedesaan mampu mengalirkan listrik untuk 50.000 rumah tangga per tahun sehingga diharapkan pada 015 rasio elektrifikasi Kalteng bisa mencapai 100 persen.

"Upaya melakukan percepatan tersebut sedapat mungkin menggunakan pemanfaatan energi baru dan energi surya," ujarnya.

Untuk mengatasi keluhan masyarakat tentang tingginya biaya pemasangan baru maupun pemasangan instalasi, katanya, pemerintah provinsi saat ini sedang mempersiapkan edaran yang mengatur besar biaya pemasangan instalasi di masing-masing kabupaten/kota di Kalteng.

"Surat edaran yang mengatur besarnya biaya pemasangan instalasi tersebut diperoleh dari hasil kajian dan masukan dari masing-masing lembaga jasa penunjang di Kalteng," terangnya.

Bbiaya pemasangan baru yang telah ditetapkan secara resmi oleh PT PLN, kata dia, sebesar Rp337.000 untuk daya 450 VA. Diharapkan dengan dengan biaya tersebut dapat membantu masyarakat untuk pemasangan listrik.

Secara terpisah, anggota DPRD Kalteng Srie Alfiati Gandrung mengungkapkan, berdasarkan hasil reses ke beberapa daerah di daerah pemilihan III beberapa lalu, Desa Mawun di Kabupaten Murung Raya mengusulkan pembangkit lsitrik tenaga air.

"Di Desa Mawun ada empat air terjun yang dapat dimanfaatkan sebagai tenaga listrik. Keberadaannya telah disurvei oleh tim dari pusat dan kabupaten, keempat air terjun tersebut tersebut berpotensi untuk dijadikan pembangkit listrik mikro hidro," katanya. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number