Sintang

JUMAT (31/10/2014): (-SINTANG-): Bupati: Rekrutmen Dewas RS Ade M Djoen Sintang Terjadi Kesalahan *** Pengusiran Terhadap Pasien dr Bambang dikenakan Sanksi *** (-PARLEMEN-): Anggota Dewan Desak Pembentukan Ketua dan Wakil DPRD Defenitif *** Legislator Tolak Rencana Kenaikan BBM

Banner
Banner

Kuota Sertifikasi Guru Kalbar 5.308 Orang

Komentar (1)

25 Februari 2012, 10:02:47 WIB oleh Admin | dilihat: 174 kali

Print
Kuota Sertifikasi Guru Kalbar 5.308 Orang

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Kuota sertifikasi guru di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2012 sebanyak 5.308 orang, kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kalbar Suhartono Arham.

"Hari ini uji kompetensi awal dilaksanakan secara serentak diseluruh kabupaten/kota di Indonesia dan Kalbar umumnya," katanya di Pontianak, Sabtu.

Ia menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi awal melibatkan 84 staf LPMP Kalbar dibantu 28 orang dosen dari Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai pembawa soal dan tim monitoring dan evaluasi.

Suhartono menilai, hasil uji kompetensi awal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penyusunan program peningkatan keprofesionalan berkelanjutan (PKB). Di tahun 2012, seluruh pelaksanaan sertifikasi guru menggunakan model pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).

"Kalbar tidak lagi menggunakan model pengumpulan portopolio dalam pelaksanaan sertifikasi guru," ujarnya.

Menurut dia, pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan itu harus selesai tahun 2015.

Untuk guru-guru yang diangkat masa kerjanya sejak 1 Januari 2006, pelaksanaan sertifikasinya melalui pendidikan profesi guru yang akan dilaksanakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untan Pontianak. Para guru tersebut akan mengikuti perkuliahan kembali selama beberapa semester.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar Alexius Akim menyatakan, dengan masih banyaknya jumlah guru di Kalbar yang belum bersertifikasi, saya tidak yakin bisa tuntas hingga target sertifikasi guru oleh pemerintah pusat tahun 2014.

Lambannya sertifikasi guru di Kalbar bukan karena diperlambat oleh Dinas Pendidikan provinsi, maupun kabupaten/kota tetapi memang karena keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat.

"Tidak ada niat kami untuk menghalang-halangi proses sertifikasi guru," katanya.

Akim berharap, sertifiksai guru secepatnya dituntaskan sehingga kesejahteraan guru lebih meningkat dan mutu pendidikan juga lebih baik lagi. (phs/Ant)

Komentar (1)

Beri Komentar
  • Arif mark

    Arif mark:

    22 Maret 2012, 04:36:07 WIB

    Nama-nama yg lulus mana?

Beri Komentar




Security Number