Sintang

SELASA (02/09/2014):(-SINTANG-):Pemkab Sintang Siapkan Rp20 Miliar Bangun Perbatasan *** Sintang - WWF Indonesia Kerja Sama Susun RTRWK ***(-SEKADAU-):Hubungan Hukum Adat dan Hukuman Negara Dibahas Dalam Rakor Temenggung *** Temenggung Bahas Konvensi Nilai Benda Adat Terkini *** (-PARIWISATA-):Bangunan Betang Youth Center Siap Difungsikan *** (-PEMILU-):Hanura Mengaku Sudah Didekati Sederet Nama Kandidat Pilkada *** (-KALBAR-):Polda Bentuk Tim Dalami Pamen Terlibat Narkoba *** Rektor Untan Ingatkan Ancaman Hukum Saat Opspek *** Kapolda Ancam Tangkap Polisi Disersi Dua Hari *** Tes CPNS Pontianak Di Laboratorium Komputer Untan *** (-KALTIM-):Pemkot Samarinda Siapkan 125 Formasi CPNS *** (-EKONOMI-):Harga Gabah Di Tingkat Petani Kalsel Turun *** (-KALSEL-):Kemenag Kalsel Belum Ada Jatah Penerimaan CPNS *** (-KALTENG-):Dinkes Perketat Pengawasan Depot Air Isi Ulang *** PLN Muara Teweh Lakukan Pemadaman Bergilir *** Warga Mulai Kesulitan Peroleh Air Bersih

Banner
Banner

Pembangunan Di Perbatasan Mesti Terus Didukung

Komentar (0)

28 Februari 2012, 02:13:19 WIB oleh Timo | dilihat: 13 kali

Print
Pembangunan Di Perbatasan Mesti Terus Didukung

Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Keseriusan Pemerintah Pusat untuk memperhatikan pembangunan di daerah perbatasan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu mesti terus didukung, tidak hanya oleh Pemerintah Daerah tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kapuas Hulu khususnya yang berada di daerah perbatasan itu sendiri.

“Jika Kita lihat, perhatian pemerintah pusat terhadap daerah perbatasan yang Kita miliki saat ini sangat luar biasa, jalan yang dulunya terus dikeluhkan warga perbatasan, saat ini sudah dilewati kendaraan tanpa hambatan, meskipun belum semuanya di aspal,” tutur Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana, SH disetiap kunjungan kerjanya, terutama di daerah perbatasan.

Dituturkan Mulyana, warga perbatasan di lima Kecmatan yiatu Kecamatan Embaloh Hulu, Kecamatan Batang Lupar, Kecmatan Badau, Kecamatan Empanang dan Kecamatan Puring Kencana beberapa Tahun lalu selalu menyuarakan pembangunan, mereka sempat merasa ditinggalka dan merasa tertinggal.

“Kita akui beberapa Tahun lalu, untuk menuju daerah perbatasan yaitu Badau saja, Kita harus mengunakan kendaraan roda empat yang memiliki double gardan, dan itupun memakan waktu yang tidak sedikit, bisa-bisa seharian bahkan hingga keesokan harinya baru bisa sampai ketempat tujuan, berbeda dengan sekarang mobil jenis inova saja saat ini bisa tembus hingga daerah perbatasan,” jelasnya.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, dijelaskannya bahwa pembangunan fisik lainnya juga menjadi perhatian serius, seperti pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan dan sebagainya. “ Ini adalah wujud keseriusan Pemerintah Kita, banyak pembangunan yang masuk ke daerah perbatasan, dan saat ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karenanya, selaku Wakil  Bupati Kapuas Hulu dan juga Tokoh Perbatasan, Mulyana, berpesan agar seluruh masyarkat untuk dapat mendukung program pembangunan yang saat ini sedang berlangsung.

“Program pembangunan ini mesti terus Kita dukung, jikapun ada persoalan dilapangan terutama terkait masalah ganti rugi lahan atau pembangunan yang kebetulan kena kebun karet mesti dibicarakan dengan baik-baik, sehingga tidak menghambat proses pembangunan ke daerah Kita,” pungkasnya. (phs)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number