Sintang

RABU (23/04/2014): (-SINTANG-): Polres Sintang Kerahkan Anggota Pengamanan Pemilu Ulang di Kayan Hulu dan Ketungau Hulu *** Pemilik Rumah Libas Pencuri Hingga Tewas *** (-PARIWISATA-): Air Terjun Gurong Sumpit Jadi Wisata Alternatif *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kubu Raya Gelar Raker Tingkatkan Layanan Kesehatan *** Singkawang Miliki Sekolah Negeri Berkonsep Sekolah Alam *** Kerajinan Barang Bekas Siswa Diminati Warga Asing *** (-PEMILU-): PDIP Masih Kuasai Kursi Dewan Sekadau *** KPU Kalbar Siap Gelar Pleno Hasil Pemilu *** Kapolres: Komisioner Akui Terima Uang Dari Caleg *** (-PARLEMEN-): Legislator : Perbatasan Masih Minim Perhatian Pemerintah *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Yayasan Bosf Perlu Rp26 Miliar Untuk Orangutan *** (-EKONOMI-): Pemprov Kaltim Dukung Kinerja UMKM Dan Koperasi *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Pemkab Barito Utara Gelar Operasi Katarak Gratis *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Berharap Pengawas Ujian Nasional Tidak Arogan *** Pelaksanaan UN SLTP Sederajat Dimajukan Setengah Jam

Banner
Banner

Pembangunan Di Perbatasan Mesti Terus Didukung

Komentar (0)

28 Februari 2012, 02:13:19 WIB oleh Timo

Print
Pembangunan Di Perbatasan Mesti Terus Didukung

Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Keseriusan Pemerintah Pusat untuk memperhatikan pembangunan di daerah perbatasan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu mesti terus didukung, tidak hanya oleh Pemerintah Daerah tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kapuas Hulu khususnya yang berada di daerah perbatasan itu sendiri.

“Jika Kita lihat, perhatian pemerintah pusat terhadap daerah perbatasan yang Kita miliki saat ini sangat luar biasa, jalan yang dulunya terus dikeluhkan warga perbatasan, saat ini sudah dilewati kendaraan tanpa hambatan, meskipun belum semuanya di aspal,” tutur Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana, SH disetiap kunjungan kerjanya, terutama di daerah perbatasan.

Dituturkan Mulyana, warga perbatasan di lima Kecmatan yiatu Kecamatan Embaloh Hulu, Kecamatan Batang Lupar, Kecmatan Badau, Kecamatan Empanang dan Kecamatan Puring Kencana beberapa Tahun lalu selalu menyuarakan pembangunan, mereka sempat merasa ditinggalka dan merasa tertinggal.

“Kita akui beberapa Tahun lalu, untuk menuju daerah perbatasan yaitu Badau saja, Kita harus mengunakan kendaraan roda empat yang memiliki double gardan, dan itupun memakan waktu yang tidak sedikit, bisa-bisa seharian bahkan hingga keesokan harinya baru bisa sampai ketempat tujuan, berbeda dengan sekarang mobil jenis inova saja saat ini bisa tembus hingga daerah perbatasan,” jelasnya.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, dijelaskannya bahwa pembangunan fisik lainnya juga menjadi perhatian serius, seperti pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan dan sebagainya. “ Ini adalah wujud keseriusan Pemerintah Kita, banyak pembangunan yang masuk ke daerah perbatasan, dan saat ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karenanya, selaku Wakil  Bupati Kapuas Hulu dan juga Tokoh Perbatasan, Mulyana, berpesan agar seluruh masyarkat untuk dapat mendukung program pembangunan yang saat ini sedang berlangsung.

“Program pembangunan ini mesti terus Kita dukung, jikapun ada persoalan dilapangan terutama terkait masalah ganti rugi lahan atau pembangunan yang kebetulan kena kebun karet mesti dibicarakan dengan baik-baik, sehingga tidak menghambat proses pembangunan ke daerah Kita,” pungkasnya. (phs)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number