Sintang

KAMIS (24/07/2014): (-SINTANG-): 90 Napi Lapas Sintang Dapat Remisi *** Air Kapuas Tak Layak Konsumsi *** Bupati Izinkan Gunakan Mobnas Untuk Mudik *** Kelanjutan Pembangunan Jalan Sungai Ukoi-Tugu Sebeji, Bupati Sarankan Kontraktor Bentuk Tiga Divisi *** DKPK Siaga Kebakaran Dan Sampah *** (-PARIWISATA-): Libur Lebaran, Disbudpar Targetkan Raub Restribusi Rp 60 Juta *** (-SEKADAU-): Bupati Ingatkan Pemudik Cek Kendaraan Sebelum Berangkat *** GKII Daerah Belitang Baru Gelar Rakerda Ke-III *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pulau Larilarian Kembali Masuk Wilayah Kotabaru Kalsel *** (-KALIMANTAN BARAT-): BPN Kubu Raya Kekurangan Juru Ukur *** (-KALIMANTAN TIMUR-): 2.205 Peserta Siap Ikuti UN Paket B

Banner
Banner

Tolak Habib Rizieq, Massa FKPD Blokade Ruan Jalan Provinsi

Komentar (0)

11 Maret 2012, 08:05:24 WIB oleh Petrus Heri Sutopo | dilihat: 28 kali

Print
Tolak Habib Rizieq, Massa FKPD Blokade Ruan Jalan Provinsi

Sintang-SEPAUK, (kalimantan-news) - Penolakan terhadap kehadiran pimpinan FPI Habib Rizieq yang hari ini berada di Pontianak, dilakukan oleh Forum Komunikasi Pemuda Dayak Kabupaten Sintang dengan melakukan aksi blokade jalan Sintang – Pontianak di desa Lengkenat, Minggu (11/03/2012).

Aksi blokade jalan dengan cara menumbangkan pohon dan melintangkannya di tengah jalan ini, menjadikan arus kendaraan dari dan menuju Pontianak tertahan sejak pagi hingga mencapai hampir puluhan kilometer.

Menurut laporan Kris Lukas yang berada di lokasi, kamacetan kendaraan memang tak dapat dihindarkan akibat blokade tersebut. Dilaporkan, saat ini pihak kepolisian dari Polsek Sepauk dan Polres Sintang  serta ketua DAD Kabupaten Sintang tengah melakukan negosiasi dengan Pengurus dan Koordinator Aksi dari FKPD



“Kapolres dan Ketua DAD Sintang telah melakukan negosiasi dengan FKPD, tapi masih alot,” ungkap Kris Lukas.

Dalam negosiasi tersebut, Kapolres sudah 3 kali melakukan kontak dengan Kapolda terkait tuntutan yang disampaikan FKPD.

“FKPD dalam tuntutannya meminta agar Pimpinan FPI untuk segera meninggalkan Pontianak secepatnya. Jika tidak, maka blokade akan terus dilakukan,” lapor Kris Lukas.

Hingga berita diturunkan, negosiasi masih berlangsung. Sementara arus lalulintas masih panjang terhenti. Namun blokade sempat dibuka untuk rombongan dari kejaksaan yang akan menuju ke Pontianak  untuk melakukan sidang. (*)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number