Sintang

SELASA (02/09/2014):(-SINTANG-):Pemkab Sintang Siapkan Rp20 Miliar Bangun Perbatasan *** Sintang - WWF Indonesia Kerja Sama Susun RTRWK ***(-SEKADAU-):Hubungan Hukum Adat dan Hukuman Negara Dibahas Dalam Rakor Temenggung *** Temenggung Bahas Konvensi Nilai Benda Adat Terkini *** (-PARIWISATA-):Bangunan Betang Youth Center Siap Difungsikan *** (-PEMILU-):Hanura Mengaku Sudah Didekati Sederet Nama Kandidat Pilkada *** (-KALBAR-):Polda Bentuk Tim Dalami Pamen Terlibat Narkoba *** Rektor Untan Ingatkan Ancaman Hukum Saat Opspek *** Kapolda Ancam Tangkap Polisi Disersi Dua Hari *** Tes CPNS Pontianak Di Laboratorium Komputer Untan *** (-KALTIM-):Pemkot Samarinda Siapkan 125 Formasi CPNS *** (-EKONOMI-):Harga Gabah Di Tingkat Petani Kalsel Turun *** (-KALSEL-):Kemenag Kalsel Belum Ada Jatah Penerimaan CPNS *** (-KALTENG-):Dinkes Perketat Pengawasan Depot Air Isi Ulang *** PLN Muara Teweh Lakukan Pemadaman Bergilir *** Warga Mulai Kesulitan Peroleh Air Bersih

Banner
Banner

SDA Melawi Untuk Kerajinan Tangan Masih Kurang Dimafaatkan

Komentar (1)

21 Maret 2012, 18:45:00 WIB oleh Lilik | dilihat: 60 kali

Print

Melawi-NANGAPINOH, (kalimantan-news) - Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Kabupaten Melawi dinilai masih sangat kurang.Padahal banyak SDA yang dapat dikelola menjadi kerajinan tangan antara lain seperti,rotan,limbah belian serta SDA lainnya.

"Namun sangat disayangkan yang terlihat saat ini SDA yang ada masih kurang dimafaatkan," kata Selfanus, seorang warga Melawi

Menurutnya, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait segera untuk memberdayakan masyarakat untuk mengelola SDA yang ada tersebut, sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat itu sendiri.  

"Artinya melalui pembinaan khusus, pemerintah daerah dapat memperkenalkan produk kerajinan tersebut ke daerah lain, dan masyarakat tentunya akan mendapatkan nilai tambah untuk itu," ujarnya.

Selfaanus juga mengatakan,pemanfaatan SDA yang bisa dijadikan bahan utama hasil kerajinan tangan tersebut sebetulnya bukan tidak dimanfaatkan tapi karna tidak ada peminatnya.

"Ini dikarenakan masih kurangnya Sumber Daya Manusia yang bisa untuk mengolah SDA yang ada tersebut menjadi bahan kerajinan tangan," jelasnya.

Masalah kurangnya SDM tersebut tentunya perlu diambil langkah-langkah,terutama dengan melakukan pelatihan-pelatihan kerajinan tangan,sehingga SDA yang ada benar-benar dapat dimanfaatkan.

Ditambahkan Selfanus,Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Melawi perlu mengambil langkah agar kerajinan tangan di Melawi bisa berkembang.

"Hasil kerajinan tangan yang khas Melawi yang menonjol hanya mandau dengan berbagai ukuran.Sementara pemanfaatan sumber daya alam lainnya belum begitu tersentuh dan dijadikan bahan untuk kerajinan tangan.Sehingga hal ini perlu perhatian khusus Dekranasda Melawi."pungkasnya. (phs)

Komentar (1)

Beri Komentar
  • fakhrizal

    fakhrizal:

    21 Maret 2012, 20:21:12 WIB

    setuju sekali,,
    disisi lain apabila menyangkut SDA tentunya ada kaitannya dengan mslh hukum,, hal tersebut kdg2 menjadi sesuatu yg ditakuti olh msyarkt, perlu adanya sosilisasi dlm pemanfaatan SDA olh pemerintah.
    melawi kaya akn SDA utk kerajinan tangan,,
    namun harus ada yg mnjdi fasilitator dlm akses pasar,,,
    pola fikir masyarakat masih menginginkan hal-hal yg serba instant sehingga pengembangan SDM sangat sulit.
    ``smoga melawi samkin maju`` lanjut,,,,,,
    (izal_ppl koba mlw)

Beri Komentar




Security Number