Sintang

SELASA (02/09/2014):(-SINTANG-):Pemkab Sintang Siapkan Rp20 Miliar Bangun Perbatasan *** Sintang - WWF Indonesia Kerja Sama Susun RTRWK ***(-SEKADAU-):Hubungan Hukum Adat dan Hukuman Negara Dibahas Dalam Rakor Temenggung *** Temenggung Bahas Konvensi Nilai Benda Adat Terkini *** (-PARIWISATA-):Bangunan Betang Youth Center Siap Difungsikan *** (-PEMILU-):Hanura Mengaku Sudah Didekati Sederet Nama Kandidat Pilkada *** (-KALBAR-):Polda Bentuk Tim Dalami Pamen Terlibat Narkoba *** Rektor Untan Ingatkan Ancaman Hukum Saat Opspek *** Kapolda Ancam Tangkap Polisi Disersi Dua Hari *** Tes CPNS Pontianak Di Laboratorium Komputer Untan *** (-KALTIM-):Pemkot Samarinda Siapkan 125 Formasi CPNS *** (-EKONOMI-):Harga Gabah Di Tingkat Petani Kalsel Turun *** (-KALSEL-):Kemenag Kalsel Belum Ada Jatah Penerimaan CPNS *** (-KALTENG-):Dinkes Perketat Pengawasan Depot Air Isi Ulang *** PLN Muara Teweh Lakukan Pemadaman Bergilir *** Warga Mulai Kesulitan Peroleh Air Bersih

Banner
Banner

Satgas Pamtas Mengajar Di Sekolah Perbatasan Indonesia-Malaysia

Komentar (0)

29 Juni 2012, 12:39:26 WIB oleh Admin | dilihat: 25 kali

Print

Kalimantan Timur-NUNUKAN, (kalimantan-news) - Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia tidak hanya bertugas menjaga pos perbatasan tetapi juga mengajar di sejumlah sekolah di wilayah setempat.

Komandan Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia dari Batalyon 413 Kostrad Kabupaten Nunukan Mayor Inf Joko Maryanto di Nunukan, Jumat, menerangkan, kegiatan mengajar di sekolah-sekolah yang terletak di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan ini merupakan warisan dari Satgas Pamtas sebelumnya.

Jadi, kata mantan pelatih di Komando Pendidikan Infantri Calon Tamtama Malino Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan ini, mengajar menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai penjaga perbatasan.

Karena itu, sebelum bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur ini, personel satgas telah dibekali dengan pengetahuan yang berhubungan dengan wilayah perbatasan termasuk mengajar.

"Memang sebelum ke sini, para personel sudah dibekali dengan kemampuan itu," ujarnya.

Joko mengatakan, sejak bertugas tiga bulan lalu, personel Satgas Pamtas dari Batalyon 413 Kostrad mengajar di lima sekolah dasar (SD) yang terletak di wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan. Sekolah tersebut adalah SDN 009 Sei Ular Desa Sekaduyan Taka Kecamatan Nunukan, SDN 012 Seimenggaris, SD Bumi Indah pos perbatasan gabungan INdonesia-Malaysia Seimenggaris, SDN 017 Laban Kecamatan Lumbis.

Selain mengajar di sekolah-sekolah, terdapat personel Satgas Pamtas yang memberikan pelajaran privat dan bimbingan pada bidang studi tertentu bagi anak-anak di wilayah perbatasan. Misalnya yang dilakukan di pos Pamtas Desa Ajikuning Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan.

Dari empat sekolah ini, terdapat lima personel Satgas Pamtas dari Batalyon 413 Kostrad yang mengabdi sebagai pengajar pada bidang studi matematika, Bahasa Inggris, PPKN, Olahraga dan Wawasan Kebangsaan.

Selama mengajar, para personel Satgas Pamtas tidak mengharapkan gaji atau imbalan. Tetapi hal ini dilakukan semata-mata sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai penjaga perbatasan dan menanamkan nasionalisme kepada masyarakat perbatasan, ujar Joko. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number