Sintang

SELAMAT HARI RAYA NATAL 25 DESEMBER 2014 DAN SELAMAT MENYAMBUT TAHUN BARU 2015

Banner
Banner

Diknas Sintang Bangga Dengan Prestasi Para Pendidiknya

Komentar (4)

19 Juli 2012, 10:34:33 WIB oleh Petrus Heri Sutopo | dilihat: 137 kali

Print
Diknas Sintang Bangga Dengan Prestasi Para Pendidiknya

Sintang-KOTA, (kalimantan-news) - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, YAT Lukman Riberu menyatakan kegembiraannya, atas prestasi yang diraih para guru di Kabupaten Sintang. Pasalnya dari 18 orang yang dilantik menduduki jabatan di lingkungan Diknas Sintang, beberapa diantaranya memperoleh penghargaan untuk mewakili Kalbar diajang guru teladan tingakat Nasional, bahkan ada yang terpilih menjadi Kepala Sekolah di Sekolah Internasional di Davao City, Filipina.

“Selamat kepada Ibu Maria Victoria yang akan mewakili Kalimantan Barat ke tingkat Nasional sebagai Guru Teladan atau Berprestasi. Beliau juga hari ini dilantik sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Merakai,” ujar Lukman.

Selain itu, Lukman juga memperkenalkan salah seorang Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sei Tebelian, Setyo Wardoyo  yang meskipun tidak masuk dalam rombongan yang dilantik, namun yang bersangkutan lulus test dan terpilih sebagai Kepala Sekolah pada Sekolah Internasional Indonesia di Davao City, Pulau Mindano Filipina.

“Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nasional baru saja melantik 4 kepala sekolah untuk sekolah internasional yang dikelola oleh Kedutaan Besar Indonesia, dan 4 orang tersebut satu diantaranya berasal dari bumi Senentang ini. Rencananya akan mulai ditempatkan pada 2013 mendatang ,” ungkap Lukman.


Setyo Wardoyo, Kepala Sekolah Internasional Indonesia Di Davao City Filipina


Ditemui usai acara pelantikan, Setyo Wardoyo , Kepala Sekolah Sei Tebelian kelahiran Sleman yang pada Desember nanti berusia 45 tahun menyatakan rasa syukurnya atas usaha yang telah dirinya tempuh hingga terpilih sebagai Kepala Sekolah di Sekolah Internasional Indonesia di Davao City, Mindanao Filipina.

“Yang terpenting adalah komitmen. Dimanapun saya ditempatkan untuk bertugas akan tetap saya lakukan,” ujarnya.

Diungkapkan, jika dirinya sudah tiga kali mengikuti tes sebagai calon kepala sekolah internasional mulai dari tahun 2009.

“Tahun 2009 ada sekitar 390 peserta dari seluruh Indonesia yang ikut. Saat test tertulis saya masuk peringkat 4 Nasional, tapi pada tahapan test selanjutnya saya melorot diurutan ke-13. Padahal yang dibutuhkan saat itu 12 orang,” ungkapnya.

Gagal di tahun 2009, dirinya mencoba kembali peruntungan di 2010. Saat itu Kementerian Pendidikan memerlukan 6 orang untuk menjabat sebagai Kepala Sekolah Internasional yang dikelola Kedubes RI.

“Lagi-lagi saya belum beruntung, karena pada test akhir saya berada di peringkat 7, sementara yang dibutuhkan 6 orang,” tambahnya.

Baru pada tahun ini, perjuangannya membuahkan hasil. Dari 12 orang yang dipanggil untuk test di Jakarta, 4 orang terpilih yang salah satunya adalah dirinya. Ke 4 kepala sekolah internasional tersebut nantinya ditempatkan Mesir, Thailand, Myanmar serta Filipina.

Selain mengemban misi pemerintah untuk mempromosikan budaya Nasional, dirinya mengaku akan lebih memfokuskan promosi khusus potensi daerah Sintang dan umumnya Kalimantan Barat.


Maria Victoria Wakili Kalbar Diajang Guru Teladan Nasional


Sementara itu, Maria Victoria yang terpilih sebagai duta Kalimantan Barat diajang pemilihan guru teladan tingkat nasional, juga mendapatkan kado manis karena dirinya dipercaya untuk memimpin SMK Negeri 1 Merakai. Menurut Maria, menjadi guru teladan mewakili Kalimantan Barat diajang Nasional merupakan sebuah kebanggan dalam karirnya sebagai seorang pendidik. Namun dari semua itu, yang terpenting adalah dedikasi dalam profesi dengan mentaati aturan yang dibebankan sebagai seorang pendidik.

“Saya orangnya all-out. Saya pernah mendapatkan jam mengajar sampai 60 jam dalam seminggunya dan itu tak pernah saya persoalkan. Dan sekarang 40 jam, meskipun saya sudah menjadi wakil kepala sekolah,” ujarnya.

Sebagai guru bidang studi Bahasa Inggris, dirinya memiliki komitmen terhadap bidang yang dirinya tekuni. Maria berharap dapat menjadi guru model dibidang studi bahasa Inggris.

“Saya harus profesional khususnya dibidang yang saya tekuni yakni bahasa inggris. Saya harus menguasai benar dengan menggunakan IT sesuai dengan update dan upgrade dalam ilmu, dan juga saya dapat menjadi contoh serta membawa misi bahwa bahasa inggris bukanlah hal yang susah untuk dikuasai seseorang,” ulasnya.

Dirinya yang sudah mengikuti diklat di British Council beberapa waktu lalu mengaku banyak yang telah dipelajari dan dikembangkan agar bisa memasyarakatkan bahasa Inggris kepada para pelajar.

“Di BC, kami dididik bagaimana agar anak didik tidak pasif mengerti SI dan SKL yang ada dari kurikulum, tapi membuat anak didik enjoy dalam belajar meskipun dengan media yang sederhana,” ungkapnya.

Maria juga membeberkan, telah mambawa anak didiknya diajang nasional dua kali. Prestasinya adalah juara debat dalam bahasa Inggris tingkat Nasional di Jakarta dan Bandung. (*)

Komentar (4)

Beri Komentar
  • Muhammad Suryanto

    Muhammad Suryanto:

    22 Juli 2012, 03:44:07 WIB

    Selamat buat bapk/ibu guru yang telah dipilih sebagai kepala sekolah favorit, wabil khusus dumateng Bapak Styo yang dulu guru saya di SMP saya yang saat ini berada ditanah Jawa merasa bangga atas prestasi bapak Tyo semoga bisa menjadi inpirasi saya yang akan datang

  • larasati wardoyo

    larasati wardoyo:

    24 Mei 2013, 12:58:31 WIB

    papa!!!!! my lovely!!!

  • Teguh Prasetyo

    Teguh Prasetyo:

    09 Agustus 2013, 05:31:33 WIB

    Selamat buat semuanya. Terutama buat bpk setyo wardoyo yg dulu pernah jadi kepala sekolah smpn 1 sui. Tebelian 2009-2012. Semoga semakin sukses, di beri kesehatan dan juga keselamatan. Amin

  • Teguh Prasetyo

    Teguh Prasetyo:

    09 Agustus 2013, 05:33:57 WIB

    Selamat buat semuanya. Terutama buat bpk setyo wardoyo yg dulu pernah jadi kepala sekolah smpn 1 sui. Tebelian 2009-2012. Semoga semakin sukses, di beri kesehatan dan juga keselamatan. Amin

Beri Komentar




Security Number