Sintang

RABU (23/04/2014): (-SINTANG-): Polres Sintang Kerahkan Anggota Pengamanan Pemilu Ulang di Kayan Hulu dan Ketungau Hulu *** Pemilik Rumah Libas Pencuri Hingga Tewas *** (-PARIWISATA-): Air Terjun Gurong Sumpit Jadi Wisata Alternatif *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kubu Raya Gelar Raker Tingkatkan Layanan Kesehatan *** Singkawang Miliki Sekolah Negeri Berkonsep Sekolah Alam *** Kerajinan Barang Bekas Siswa Diminati Warga Asing *** (-PEMILU-): PDIP Masih Kuasai Kursi Dewan Sekadau *** KPU Kalbar Siap Gelar Pleno Hasil Pemilu *** Kapolres: Komisioner Akui Terima Uang Dari Caleg *** (-PARLEMEN-): Legislator : Perbatasan Masih Minim Perhatian Pemerintah *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Yayasan Bosf Perlu Rp26 Miliar Untuk Orangutan *** (-EKONOMI-): Pemprov Kaltim Dukung Kinerja UMKM Dan Koperasi *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Pemkab Barito Utara Gelar Operasi Katarak Gratis *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Berharap Pengawas Ujian Nasional Tidak Arogan *** Pelaksanaan UN SLTP Sederajat Dimajukan Setengah Jam

Banner
Banner

Sintang Siapkan Lokasi Penangkaran Ternak Sapi

Komentar (0)

24 Oktober 2010, 19:00:40 WIB oleh Petrus Heri Sutopo

Print
Sintang Siapkan Lokasi Penangkaran Ternak Sapi

Sintang-KOTA, (kalimantan-news) - Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Ir.Arbudin Jauharie, M.Si menyatakan guna mengantisipasi kekurangan bibit ternak sapi dikabupaten Sintang, pihaknya telah mempersiapkan beberapa lokasi yang akan digunakan sebagai sentra pembibitan. Hal tersebut disampaikan Arbudin di Pendopo Bupati Sintang, saat akan dilakukan penyerahan bantuan sapi Bali dari Provinsi untuk Gapoktan Tirta Mekar Sejahtera, Sabtu (23/10/2010).


"Kita sudah mempersiapkan beberapa lokasi Desa yang potensial untuk penangkaran ternak sapi," ungkapnya. Ditambahkan, dengan adanya sentra penangkaran sapi ini, tentunya akan memudahkan bagi pendistribusian sapi-sapi hasil penangkaran ke wilayah lain di kabupaten Sintang. Khusus untuk penangkaran ini, sementara baru Desa Merpak yang dijadikan sebagai model untuk penangkaran.

"Kita juga mengharapkan untuk wilayah yang sudah diprogramkan secara nasional melalui integrasi Sawit-Sapi dapat menjadi penangkaran bagi sapi," kata Arbudin. Pada kesempatan tersebut, Arbudin membantah jika program integrasi Sawit-Sapi yang merupakan program nasional dikabupaten mendapat penolakan. Menurutnya, program tersebut tetap ada dan tidak mengalami masalah.
 
"Hanya saja muncul kecemburuan dari masyarakat lain yang non-sawit, mengapa mereka tidak mendapatkan bantuan yang serupa. Sebenarnya tidak ada kendala, karena ini adalah program nasional yang mau tidak mau harus kita ikuti," ungkap Arbudin. Dengan adanya keinginan yang sama dari masyarakat yang non-sawit, otomatis pemerintah daerah harus menganggarkan sendiri guna mendatangkan sapi-sapi bagi Gapoktan yang ada di Sintang. (*)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number