Sintang

KAMIS (24/07/2014): (-SINTANG-): 90 Napi Lapas Sintang Dapat Remisi *** Air Kapuas Tak Layak Konsumsi *** Bupati Izinkan Gunakan Mobnas Untuk Mudik *** Kelanjutan Pembangunan Jalan Sungai Ukoi-Tugu Sebeji, Bupati Sarankan Kontraktor Bentuk Tiga Divisi *** DKPK Siaga Kebakaran Dan Sampah *** (-PARIWISATA-): Libur Lebaran, Disbudpar Targetkan Raub Restribusi Rp 60 Juta *** (-SEKADAU-): Bupati Ingatkan Pemudik Cek Kendaraan Sebelum Berangkat *** GKII Daerah Belitang Baru Gelar Rakerda Ke-III *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pulau Larilarian Kembali Masuk Wilayah Kotabaru Kalsel *** (-KALIMANTAN BARAT-): BPN Kubu Raya Kekurangan Juru Ukur *** (-KALIMANTAN TIMUR-): 2.205 Peserta Siap Ikuti UN Paket B

Banner
Banner

Harga TBS Sawit Barito Naik

Komentar (0)

28 Agustus 2012, 10:49:41 WIB oleh Admin | dilihat: 12 kali

Print

Kalimantan Tengah-BARITO UTARA, (kalimantan-news) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dikelola PT Antang Ganda Utama PIR Butong, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada akhir Agustus 2012, mengalami kenaikan dari Rp1.300 per kg menjadi Rp1.339 per kg.

"Naiknya harga TBS itu membuat petani kelapa sawit kembali bergairah karena dalam dua bulan terakhir terus anjlok," kata petani kelapa sawit, Taufik, di Muara Teweh, Selasa.

Kebun kelapa sawit PT AGU ini diusahakan oleh petani plasma di lokasi satuan permukiman (SP) 1, SP 2, SP 3 dan SP 4 dengan luas 4.254 hektare, yang dikerjakan sekitar 1.800 kepala keluarga (KK), sedangkan luas kebun inti 16.297 hektare dengan produksi TBS 15.000 ton per bulan.

Kepala Bagian Produksi Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Barito Utara, Budi Santosa mengakui harga TBS bulan ini membaik yang merupakan ketetapan periode 1-31 Agustus 2012 yakni Rp1.339/kg atau naik Rp39 dari Juli Rp1.300/kg.

Ketetapan harga TBS ini merupakan hasil rapat pihak perusahaan dan anggota koperasi dan petani plasma yang difasilitasi pemerintah daerah, katanya.

Sementara indeks pada Agustus 2012 yang merupakan pembagian hasil penjualan TBS setiap kg yang diterima perusahaan untuk biaya pengolahan dan pemasaran CPO (minyak sawit mentah) serta biaya penyusutan pabrik ditetapkan 80 persen naik dibanding periode sebelumnya 71,72 persen.

Naiknya harga TBS ini juga dipengaruhi membaiknya harga penjualan minyak sawit mentah di pasar dalam negeri yang sebelumnya Rp6.763 per kg menjadi Rp7.227/kg. Sedangkan harga jual inti sawit (PKO) turun dari Rp3.230/kg menjadi Rp3.115/kg.

"Jadi naiknya harga TBS itu juga dipengaruhi harga penjualan CPO dan kernel dalam negeri," katanya.

PT AGU merupakan perusahaan kelapa sawit tertua di Kalteng yang tergabung dalam Grup Matahari Kahuripan Indonesia (Makin), merupakan anak perusahaan rokok Gudang Garam Kediri, Jawa Timur.

Perusahaan itu memiliki areal seluas 18.087 hektare dengan produksi CPO sekitar 3.200 ton per bulan. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number