Sintang

KAMIS (24/04/2014): (-PARLEMEN-): DPRD Kalsel Rekomendasikan Pemprov Tambah Rumah Sakit *** DPRD Minta Pemprov Kalsel Selesaikan Masalah Perbatasan *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemerintah Daerah Diminta Konsisten Lindungi Lahan Pertanian *** Tabalong Kembangkan Budi Daya Padi Metode Sri *** (-KALIMANTAN TENGAH-): PWI Kalteng Gelar Pelatihan Teknologi Informatika *** Bupati Percayakan Pembahasan Provinsi Kotawaringin Ke Tim *** Perwakilan Mahasiswa Se-Kalteng Desak Penyelesaian Sengketa Lahan *** (-SPORT-): Persiapan Porprov Bikin KONI Kaltim "Galau" *** (-KALIMANTAN UTARA-): Malaysia Pulangkan 97 TKI Bermasalah Via Nunukan *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Bupati: PDAM Harus Sigap Respon Keluhan Pelanggan *** (-KALIMANTAN BARAT-): Pontianak Wakili Kalbar Ke Fasi Nasional *** Mahasiswa UPN Akan KKN Di Perbatasan Entikong *** (-EKONOMI-): Pemkot Pontianak Berencana Perluas Pelabuhan Senghie *** (-PEMILU-): Polisi Tetapkan Komisioner KPU Kutai Timur Tersangka *** Rapat Pleno KPU Provinsi Kalbar Dihentikan Sementara

Banner
Banner

PLN: Pemadaman Listrik Akibat Puting Beliung

Komentar (0)

16 Oktober 2012, 17:43:31 WIB oleh Admin

Print

Kalimantan Selatan-BANJARMASIN, (kalimantan-news) - Manajer Perencanaan PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Eman Priyono mengatakan pemadaman listrik yang terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah disebabkan jaringan listrik yang terganggu angin puting beliung.

"Pada Sabtu sore pemadaman listrik terjadi cukup luas akibat adanya terjangan puting beliung sehingga mengganggu jaringan listrik ke beberapa daerah," kata Eman usai rapat koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin di rumah dinas gubernur Selasa.

Selain kerusakan pada jaringan, bencana angin kencang tersebut juga membuat pembangkit listrik PLTU Asam-Asam Unit satu dan dua juga mengalami gangguan sehingga perlu waktu agak lama untuk melakukan perbaikan.

"Begitu mesin PLTU Asam-Asam terjadi gangguan, perlu waktu lama untuk kembali menghidupkan mesin secara normal, makanya sejak Sabtu hingga Senin terjadi pemadaman yang cukup lama dan luas," katanya.

Menurut dia, setelah terkena puting beliung, pada Sabtu sore pembangkit satu dua mengalami gangguan atau trip dan pada Minggu (14/10) siang baru bisa kembali dioperasikan secara normal.

Tentang pemadaman yang terjadi sebelum adanya bencana puting beling, Eman menambahkan, saat ini pasokan daya untuk listrik industri dan rumah tangga di Kalsel masih sangat kurang.

Saat ini saja, ketersediaan listrik di Kalsel hanya 330 megawatt, atau hanya pas-pasan untuk kebutuhan masyarakat atau rumah tangga, sedangkan bila ditambah dengan industri memerlukan daya hingga 350 megawatt.

Dengan kondisi tersebut, tambah Eman, bila terjadi gangguan secara otomatis akan terjadi kekurangan daya.

Langkah-langkah yang sedang diambil oleh PLN, kata dia, adalah dengan kembali mencoba memasukkan PLTU Asam-Asam unit III ke sistem atau jaringan, sehingga mampu menambah kekurangan daya yang ada.

Sebelumnya, telah dilakukan ujicoba unit III untuk masuk sistem, dan mampu menyuplai hingga 55 megawatt dari seharusnya 65 megawatt, namun karena baru tahap uji coba, terjadi beberapa gangguan yang harus segera diperbaiki.

Setelah seluruh kekurangan pada sistem diperbaiki, PLN segera melakukan uji coba ulang untuk unit tiga.

"Kalau pada tahap uji coba kemampuan unit tiga sudah sampai pada 55 megawatt, artinya kondisi pembangunan PLTU tidak terlalu buruk," kata staff Eman, mengklarifikasi tentang lambatnya pembangunan Unit tiga dan IV akibat mesin yang digunakan adalah dari China.

Menurut dia, pembangunan PLTU Asam-Asam berdasarkan tender yang kualitas dan spesifikasinya harus sesuai dengan ketentuan internasional, sehingga kekurangan bukan pada mesin dari China atau lainnya, tetapi memang ada kendala teknis yang harus di selesaikan. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number