Sintang

SELASA (02/09/2014):(-SINTANG-):Pemkab Sintang Siapkan Rp20 Miliar Bangun Perbatasan *** Sintang - WWF Indonesia Kerja Sama Susun RTRWK ***(-SEKADAU-):Hubungan Hukum Adat dan Hukuman Negara Dibahas Dalam Rakor Temenggung *** Temenggung Bahas Konvensi Nilai Benda Adat Terkini *** (-PARIWISATA-):Bangunan Betang Youth Center Siap Difungsikan *** (-PEMILU-):Hanura Mengaku Sudah Didekati Sederet Nama Kandidat Pilkada *** (-KALBAR-):Polda Bentuk Tim Dalami Pamen Terlibat Narkoba *** Rektor Untan Ingatkan Ancaman Hukum Saat Opspek *** Kapolda Ancam Tangkap Polisi Disersi Dua Hari *** Tes CPNS Pontianak Di Laboratorium Komputer Untan *** (-KALTIM-):Pemkot Samarinda Siapkan 125 Formasi CPNS *** (-EKONOMI-):Harga Gabah Di Tingkat Petani Kalsel Turun *** (-KALSEL-):Kemenag Kalsel Belum Ada Jatah Penerimaan CPNS *** (-KALTENG-):Dinkes Perketat Pengawasan Depot Air Isi Ulang *** PLN Muara Teweh Lakukan Pemadaman Bergilir *** Warga Mulai Kesulitan Peroleh Air Bersih

Banner
Banner

PLN: Pemadaman Listrik Akibat Puting Beliung

Komentar (0)

16 Oktober 2012, 17:43:31 WIB oleh Admin | dilihat: 13 kali

Print

Kalimantan Selatan-BANJARMASIN, (kalimantan-news) - Manajer Perencanaan PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Eman Priyono mengatakan pemadaman listrik yang terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah disebabkan jaringan listrik yang terganggu angin puting beliung.

"Pada Sabtu sore pemadaman listrik terjadi cukup luas akibat adanya terjangan puting beliung sehingga mengganggu jaringan listrik ke beberapa daerah," kata Eman usai rapat koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin di rumah dinas gubernur Selasa.

Selain kerusakan pada jaringan, bencana angin kencang tersebut juga membuat pembangkit listrik PLTU Asam-Asam Unit satu dan dua juga mengalami gangguan sehingga perlu waktu agak lama untuk melakukan perbaikan.

"Begitu mesin PLTU Asam-Asam terjadi gangguan, perlu waktu lama untuk kembali menghidupkan mesin secara normal, makanya sejak Sabtu hingga Senin terjadi pemadaman yang cukup lama dan luas," katanya.

Menurut dia, setelah terkena puting beliung, pada Sabtu sore pembangkit satu dua mengalami gangguan atau trip dan pada Minggu (14/10) siang baru bisa kembali dioperasikan secara normal.

Tentang pemadaman yang terjadi sebelum adanya bencana puting beling, Eman menambahkan, saat ini pasokan daya untuk listrik industri dan rumah tangga di Kalsel masih sangat kurang.

Saat ini saja, ketersediaan listrik di Kalsel hanya 330 megawatt, atau hanya pas-pasan untuk kebutuhan masyarakat atau rumah tangga, sedangkan bila ditambah dengan industri memerlukan daya hingga 350 megawatt.

Dengan kondisi tersebut, tambah Eman, bila terjadi gangguan secara otomatis akan terjadi kekurangan daya.

Langkah-langkah yang sedang diambil oleh PLN, kata dia, adalah dengan kembali mencoba memasukkan PLTU Asam-Asam unit III ke sistem atau jaringan, sehingga mampu menambah kekurangan daya yang ada.

Sebelumnya, telah dilakukan ujicoba unit III untuk masuk sistem, dan mampu menyuplai hingga 55 megawatt dari seharusnya 65 megawatt, namun karena baru tahap uji coba, terjadi beberapa gangguan yang harus segera diperbaiki.

Setelah seluruh kekurangan pada sistem diperbaiki, PLN segera melakukan uji coba ulang untuk unit tiga.

"Kalau pada tahap uji coba kemampuan unit tiga sudah sampai pada 55 megawatt, artinya kondisi pembangunan PLTU tidak terlalu buruk," kata staff Eman, mengklarifikasi tentang lambatnya pembangunan Unit tiga dan IV akibat mesin yang digunakan adalah dari China.

Menurut dia, pembangunan PLTU Asam-Asam berdasarkan tender yang kualitas dan spesifikasinya harus sesuai dengan ketentuan internasional, sehingga kekurangan bukan pada mesin dari China atau lainnya, tetapi memang ada kendala teknis yang harus di selesaikan. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number