Sintang

SELASA (02/09/2014):(-SINTANG-):Pemkab Sintang Siapkan Rp20 Miliar Bangun Perbatasan *** Sintang - WWF Indonesia Kerja Sama Susun RTRWK ***(-SEKADAU-):Hubungan Hukum Adat dan Hukuman Negara Dibahas Dalam Rakor Temenggung *** Temenggung Bahas Konvensi Nilai Benda Adat Terkini *** (-PARIWISATA-):Bangunan Betang Youth Center Siap Difungsikan *** (-PEMILU-):Hanura Mengaku Sudah Didekati Sederet Nama Kandidat Pilkada *** (-KALBAR-):Polda Bentuk Tim Dalami Pamen Terlibat Narkoba *** Rektor Untan Ingatkan Ancaman Hukum Saat Opspek *** Kapolda Ancam Tangkap Polisi Disersi Dua Hari *** Tes CPNS Pontianak Di Laboratorium Komputer Untan *** (-KALTIM-):Pemkot Samarinda Siapkan 125 Formasi CPNS *** (-EKONOMI-):Harga Gabah Di Tingkat Petani Kalsel Turun *** (-KALSEL-):Kemenag Kalsel Belum Ada Jatah Penerimaan CPNS *** (-KALTENG-):Dinkes Perketat Pengawasan Depot Air Isi Ulang *** PLN Muara Teweh Lakukan Pemadaman Bergilir *** Warga Mulai Kesulitan Peroleh Air Bersih

Banner
Banner

Kebakaran Martapura Renggut Empat Korban Jiwa

Komentar (0)

25 Oktober 2012, 05:51:02 WIB oleh Admin | dilihat: 38 kali

Print

Kalimantan Selatan-BANJAR, (kalimantan-news) - Kebakaran yang terjadi di Kota Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan merenggut empat korban jiwa, tiga diantaranya tewas terpanggang di lokasi kejadian, Kamis dinihari sekitar pukul 01.00 Wita.

Tiga korban meninggal adalah pasangan suami istri Samlawi (40) dan istrinya Mahrida (30) serta anak mereka Rayhan (6) yang tidak bisa menyelamatkan diri dalam musibah yang terjadi saat listrik di kawasan itu padam.

Satu korban lagi adalah Ahmad Syaukani (45) yang meninggal akibat sesak nafas saat membantu korban kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Pisangan RT 3 RW 2 Kelurahan Pasayangan Kecamatan Martapura Kota.

Satu warga lainnya atas nama Munawarah mengalami luka bakar cukup serius di sekujur tubuhnya sehingga harus menjalani perawatan intensif untuk mengobati luka-lukanya di rumah sakit Ratu Zalecha Martapura.

Kebakaran yang terjadi Kamis dinihari menyebabkan 13 rumah yang seluruhnya berkonstruksi kayu ludes di lalap api sehingga membuat 56 jiwa yang terdiri dari 18 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

"Saya kaget dan mengira ada orang berkelahi karena terdengar bunyi pecahan kaca tetapi ternyata warga yang memecahkan kaca rumah Syamlawi untuk memadamkan api di dalam rumah tersebut," ujar Ari satu korban yang rumahnya turut terbakar di lokasi kejadian.

Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh didampingi Sekretaris Daerah Nasrun Syah, Kamis pagi meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan logistik dan uang tunai kepada warga yang kehilangan anggota keluarga maupun tempat tinggal.

"Kami berharap kejadian ini dapat diambil hikmahnya dan anggota keluarga korban yang meninggal maupun yang rumahnya terbakar dapat tabah dan sabar menerima cobaan ini," ujar wakil bupati di sela penyerahan bantuan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar Noor Sunarto mengatakan, pihaknya mendirikan dapur umum di halaman kantor Kelurahan Pasayangan selama tiga hari untuk membantu seluruh warga yang menjadi korban kebakaran itu.

"Logistik berupa sembilan bahan pokok sudah kami salurkan kepada korban disamping dapur umum yang siap melayani kebutuhan makan dan minum bagi seluruh korban kebakaran," ujarnya.

Kepala Kepolisian Sektor Kota Martapura Iptu Syamsul mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menyebabkan empat korban meninggal dan satu luka bakar tersebut.

"Kami masih belum bisa memastikan penyebab kebakaran dan masih melakukan penyelidikan di lapangan. Saat kejadian memang listrik padam tetapi belum bisa dipastikan penyebabnya karena lilin atau lampu penerangan lain yang jatuh hingga terjadi kebakaran," katanya. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number