Sintang

SELASA (02/09/2014):(-SINTANG-):Pemkab Sintang Siapkan Rp20 Miliar Bangun Perbatasan *** Sintang - WWF Indonesia Kerja Sama Susun RTRWK ***(-SEKADAU-):Hubungan Hukum Adat dan Hukuman Negara Dibahas Dalam Rakor Temenggung *** Temenggung Bahas Konvensi Nilai Benda Adat Terkini *** (-PARIWISATA-):Bangunan Betang Youth Center Siap Difungsikan *** (-PEMILU-):Hanura Mengaku Sudah Didekati Sederet Nama Kandidat Pilkada *** (-KALBAR-):Polda Bentuk Tim Dalami Pamen Terlibat Narkoba *** Rektor Untan Ingatkan Ancaman Hukum Saat Opspek *** Kapolda Ancam Tangkap Polisi Disersi Dua Hari *** Tes CPNS Pontianak Di Laboratorium Komputer Untan *** (-KALTIM-):Pemkot Samarinda Siapkan 125 Formasi CPNS *** (-EKONOMI-):Harga Gabah Di Tingkat Petani Kalsel Turun *** (-KALSEL-):Kemenag Kalsel Belum Ada Jatah Penerimaan CPNS *** (-KALTENG-):Dinkes Perketat Pengawasan Depot Air Isi Ulang *** PLN Muara Teweh Lakukan Pemadaman Bergilir *** Warga Mulai Kesulitan Peroleh Air Bersih

Banner
Banner

PLN Sayangkan Keterlambatan Proyek PLTU

Komentar (1)

30 Oktober 2012, 16:15:16 WIB oleh Admin | dilihat: 24 kali

Print
PLN Sayangkan Keterlambatan Proyek PLTU

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - General Manajer PLN Wilayah Kalimantan Barat, Daniel S Bangun menyayangkan keterlambatan sejumlah proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara di provinsi itu.

"Tetapi ini fenomena di seluruh Tanah Air, termasuk di Kalbar," kata Daniel S Bangun saat dihubungi di Pontianak, Selasa.

Secara keseluruhan, ada tiga proyek pembangkit listrik skala besar di Kalbar yang hingga kini masih dalam tahap pengerjaan dengan kapasitas total 265 Mega Watt (MW).

Ketiga proyek tersebut yakni 2 x 50 MW Parit Baru (Kabupaten Pontianak), 2 x 27,5 MW Tanjung Gundul (Kabupaten Bengkayang) dan 2 x 55 MW. Semula proyek tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan 2012. Namun, kemudian berubah menjadi tahun 2013.

"Informasi terakhir, rencananya triwulan pertama 2014," ucap.

Menurut dia, dalam pembangunan pembangkit listrik tersebut, PLN menyiapkan dukungan di antaranya pembebasan lahan.

Proyek Manajer PLTU Kalbar PLN, I Wayan Semudiarsa mengatakan, kendala dalam pembangunan pembangkit listrik itu dari segi teknis dan finansial.

Ia mencontohkan di PLTU Parit Baru, lahan yang dijadikan areal lokasi pembangunan di daerah rawa atau gambut, sehingga butuh waktu lebih lama untuk persiapannya.

Selain itu, lanjut dia, di Tanjung Gundul juga masih ada sedikit kendala dalam pembebasan lahannya.

Namun, ia optimistis target operasional pada awal tahun 2014 dapat tercapai. "Penyelesaian pembangunan diperkirakan pada akhir tahun 2013. Satu mesin dulu yang masuk," ujar dia.

Sejumlah pembangkit listrik tenaga uap skala kecil juga tengah dibangun di Kalbar. Di Sanggau 2 x 7 MW yang diharapkan dapat mulai masuk ke sistem pada akhir tahun ini. (phs/Ant)

Komentar (1)

Beri Komentar
  • Iwenk

    Iwenk:

    31 Oktober 2012, 05:27:21 WIB

    Kurangnya Main Contractor untuk melibatkan kontraktor lokal menjadi penghambat percepatan pembangunan PLTU project di Kal-Bar, kurang siapnya dan ke tidak profesional maincon juga menjadi salah satu penyebab keterlambatan project tersebut, semoga pembangunan PLTU di Kal-Bar hasilnya tidak mengecewakan masyarakat Kal-Bar..

Beri Komentar




Security Number