Sintang

KAMIS (24/07/2014): (-SINTANG-): 90 Napi Lapas Sintang Dapat Remisi *** Air Kapuas Tak Layak Konsumsi *** Bupati Izinkan Gunakan Mobnas Untuk Mudik *** Kelanjutan Pembangunan Jalan Sungai Ukoi-Tugu Sebeji, Bupati Sarankan Kontraktor Bentuk Tiga Divisi *** DKPK Siaga Kebakaran Dan Sampah *** (-PARIWISATA-): Libur Lebaran, Disbudpar Targetkan Raub Restribusi Rp 60 Juta *** (-SEKADAU-): Bupati Ingatkan Pemudik Cek Kendaraan Sebelum Berangkat *** GKII Daerah Belitang Baru Gelar Rakerda Ke-III *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pulau Larilarian Kembali Masuk Wilayah Kotabaru Kalsel *** (-KALIMANTAN BARAT-): BPN Kubu Raya Kekurangan Juru Ukur *** (-KALIMANTAN TIMUR-): 2.205 Peserta Siap Ikuti UN Paket B

Banner
Banner

Museum Balanga Kalteng Targetkan 15.000 Pengunjung

Komentar (0)

08 Januari 2013, 13:15:12 WIB oleh Admin | dilihat: 10 kali

Print

Kalimantan Tengah-PALANGKA RAYA, (kalimantan-news) - Museum Balanga Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan jumlah pengunjung mencapai 15.000 orang yang melihat berbagai koleksi sejarah masyarakat pada 2013.

"Target ini dimungkinkan dilihat dari jumlah pengunjung tahun lalu naik signifikan dari 6.350 orang menjadi 11.000 orang," kata Kepala Seksi Penyajian Tata Pameran dan Pelayanan Museum Balanga Kalteng Yerson di Palangka Raya, Selasa.

Kenaikan tersebut bukan tanpa usaha dan jerih payah yang dilakukan pihaknya untuk menjaring pengunjung lebih banyak datang ke tempat penyimpanan benda bersejarah dan filsofi budaya Dayak itu.

Filosofi budaya Dayak belum terlalu dikenal baik masyarakat luar Kalteng juga yang berdomisili provinsi itu. Hal ini terbukti setelah mengunjungi museum baru mengetahuinya.

"Karena inilah lay out yang dibuat mengenai etnografi, karena harus dimulai dari jati diri dulu, yang selama ini orang Dayak sendiri belum mengenal sejauh mana jati dirinya,"ucapnya.

Upaya yang dilakukan salah satunya adalah membuat promosi dan baliho yang ditempatkan di lokasi strategis baik bandara maupun perbatasan luar Kota Palangka Raya.

Selain itu juga lantaran adanya bantuan dana revitalisasi dari pusat sebesar Rp2,5 miliar pada 2011, yang dipergunakan untuk rehabilitasi fisik, administrasi, pengawasan dan perencanaan sehingga museum akan lebih menarik dan disenangi masyarakat.

Kalau saja masyarakat bisa mendalami makna keberadaan museum, akan tertarik karena fungsi museum tidak ada sebagai tempat rekreasi tapi juga pendidikan dan penelitian.

Dengan terpilihnya dia sebagai Duta Museum 2011, ia bertekad akan lebih mempromosikan keberadaan museum kepada masyarakat, agar ketertarikan warga di Bumi Tambun Bungai meningkat di masa mendatang.

Selain itu juga memberi apresiasi kepada pemerintah daerah atas peran sertanya terhadap keberadaan museum ini, meski belum maksimal karena ia memahami program pemerintah masih terfokus pada program lainnya. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number