Sintang

JUM'AT (17/10/2014): (-SINTANG-): 29 Ribu KTP Elektronik Sintang Belum Tercetak *** Penyandang Disabilitas Sintang Dapat Bantuan KUBE *** Bupati Sintang Lepas Peserta Konvensi Misi GKII Nasional *** Bupati Sintang Buka Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi *** (-SEKADAU-): DBD Mewabah, Dalam Sepekan Belasan Kasus Terdeteksi *** Terima Penghargaan Upakarti, Tika : Ini Hasil Dukungan Pemda, dan Masyarakat *** Wabup Hadir Pencanangan KG-PKK, KB-Kes, dan Gemar Makan Ikan di Entikong

Banner
Banner

Sutarmidji Ajak Masyarakat Galakkan Tanaman Obat Keluarga

Komentar (0)

07 Mei 2013, 11:22:47 WIB oleh Admin | dilihat: 48 kali

Print
Sutarmidji Ajak Masyarakat Galakkan Tanaman Obat Keluarga

Kalimantan Barat - PONTIANAK, (kalimantan-news) - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengajak masyarakat kota itu untuk kembali menggalakkan menanam tanaman obat keluarga (Toga) sehingga menjadi obat alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

"Mari kita bersama-sama untuk manfaatkan pekarangan yang ada untuk ditanami tanaman obat-obatan sehingga tidak perlu repot lagi mencari obat-obatan karena sudah tersedia di pekarangan," kata Sutarmidji saat membuka penilaian pelaksana terbaik pemanfaatan hasil Toga tingkat provinsi, di Pontianak, Selasa.

Pada acara pemanfaatan hasil Toga tingkat Provinsi Kalimantan Barat tersebut, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Kota Pontianak mewakili Kalbar pada lomba pelaksana terbaik pemanfaatan hasil Toga ke tingkat nasional mendatang di Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Sutarmidji meminta, lurah maupun camat untuk membuat suatu kawasan percontohan Toga sebagaimana yang dilakukan oleh Kelurahan Darat Sekip tersebut. "Cari dan tanam tanaman yang betul-betul menjadi ciri khas kawasan itu, sehingga bisa bermanfaat untuk obat-obatan alami," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sutarmidji meminta kader Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak, juga memanfaatkan lahan yang dimiliki Pemkot Pontianak sebagai lahan untuk ditanami tanaman obat-obatan.

Budidaya Toga selain bermanfaat untuk pengobatan secara herbal, juga bisa memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individu, katanya.

"Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga," ujarnya.

Tim penilai tingkat nasional pelaksana terbaik pemanfaatan Toga, Ratna Farida mengatakan, kedatangan tim yang dipimpinnya di Pontianak untuk verifikasi terkait hal-hal yang akan dinilai sebagai nominator pelaksana terbaik pemanfaatan Toga.

"Ada enam nominator dalam lomba ini dan salah satunya Kota Pontianak," ujarnya.

Tim penilai juga didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Frederika Cornelis serta Wali Kota Pontianak yang juga meninjau Toga yang ada di pekarangan rumah warga Pontianak.

Tanaman Toga tersebut, diantaranya ginseng, jahe, kunyit, kencur, temulawak dan lain-lain yang bermanfaat mengobati maupun mencegah bermacam penyakit. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number