Sintang

RABU (16/04/2014): (-SPORT-): Dayung - Tim Kano Agendakan "Tryout" Ke Singapura *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemeliharaan Alur Barito Butuh Rp100 Miliar/Tahun *** Dishut Tabalong Identifikasi Pelepasan Lahan 32 Desa *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Warga Pedalaman Minta Pemkab Barut Perbaiki Jalan *** Realisasi PAD Barito Utara 22,57 Persen *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kapal Motor Kandas Di Muara Sungai Kapuas *** Bupati Janji Beri Beasiswa Bagi 18 Siswa *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Orangutan Di Kawasan PT Berau Sawit Sejahtera Terancam *** Dinas Kessos Samarinda Gelar Seminar Anak Jalanan *** (-PEMILU-): Sejumlah PPK Plenokan Hasil Pileg Di Sintang *** KPU Kutai Timur Gelar Pleno 19 April

Banner
Banner

Sutarmidji Ajak Masyarakat Galakkan Tanaman Obat Keluarga

Komentar (0)

07 Mei 2013, 11:22:47 WIB oleh Admin

Print
Sutarmidji Ajak Masyarakat Galakkan Tanaman Obat Keluarga

Kalimantan Barat - PONTIANAK, (kalimantan-news) - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengajak masyarakat kota itu untuk kembali menggalakkan menanam tanaman obat keluarga (Toga) sehingga menjadi obat alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

"Mari kita bersama-sama untuk manfaatkan pekarangan yang ada untuk ditanami tanaman obat-obatan sehingga tidak perlu repot lagi mencari obat-obatan karena sudah tersedia di pekarangan," kata Sutarmidji saat membuka penilaian pelaksana terbaik pemanfaatan hasil Toga tingkat provinsi, di Pontianak, Selasa.

Pada acara pemanfaatan hasil Toga tingkat Provinsi Kalimantan Barat tersebut, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Kota Pontianak mewakili Kalbar pada lomba pelaksana terbaik pemanfaatan hasil Toga ke tingkat nasional mendatang di Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Sutarmidji meminta, lurah maupun camat untuk membuat suatu kawasan percontohan Toga sebagaimana yang dilakukan oleh Kelurahan Darat Sekip tersebut. "Cari dan tanam tanaman yang betul-betul menjadi ciri khas kawasan itu, sehingga bisa bermanfaat untuk obat-obatan alami," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sutarmidji meminta kader Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak, juga memanfaatkan lahan yang dimiliki Pemkot Pontianak sebagai lahan untuk ditanami tanaman obat-obatan.

Budidaya Toga selain bermanfaat untuk pengobatan secara herbal, juga bisa memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individu, katanya.

"Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga," ujarnya.

Tim penilai tingkat nasional pelaksana terbaik pemanfaatan Toga, Ratna Farida mengatakan, kedatangan tim yang dipimpinnya di Pontianak untuk verifikasi terkait hal-hal yang akan dinilai sebagai nominator pelaksana terbaik pemanfaatan Toga.

"Ada enam nominator dalam lomba ini dan salah satunya Kota Pontianak," ujarnya.

Tim penilai juga didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Frederika Cornelis serta Wali Kota Pontianak yang juga meninjau Toga yang ada di pekarangan rumah warga Pontianak.

Tanaman Toga tersebut, diantaranya ginseng, jahe, kunyit, kencur, temulawak dan lain-lain yang bermanfaat mengobati maupun mencegah bermacam penyakit. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number