Sintang

KAMIS (24/07/2014): (-SINTANG-): 90 Napi Lapas Sintang Dapat Remisi *** Air Kapuas Tak Layak Konsumsi *** Bupati Izinkan Gunakan Mobnas Untuk Mudik *** Kelanjutan Pembangunan Jalan Sungai Ukoi-Tugu Sebeji, Bupati Sarankan Kontraktor Bentuk Tiga Divisi *** DKPK Siaga Kebakaran Dan Sampah *** (-PARIWISATA-): Libur Lebaran, Disbudpar Targetkan Raub Restribusi Rp 60 Juta *** (-SEKADAU-): Bupati Ingatkan Pemudik Cek Kendaraan Sebelum Berangkat *** GKII Daerah Belitang Baru Gelar Rakerda Ke-III *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pulau Larilarian Kembali Masuk Wilayah Kotabaru Kalsel *** (-KALIMANTAN BARAT-): BPN Kubu Raya Kekurangan Juru Ukur *** (-KALIMANTAN TIMUR-): 2.205 Peserta Siap Ikuti UN Paket B

Banner
Banner

Kaltim Tambah Dua Dermaga Sandar Feri

Komentar (0)

08 Mei 2013, 12:06:50 WIB oleh Admin | dilihat: 11 kali

Print

Kalimantan Timur - SAMARINDA, (kalimantan-news) - Pemprov Kaltim melalui instansi terkait menambah dua unit dermaga sandar feri di Pelabuhan Penyebarangan Karingau dan Penajam sehingga ke depan tidak ada lagi antrean panjang seperti yang terjadi selama ini ketika mendekati hari-hari besar.

"Selama ini di Pelabuhan Feri Karingau dan Penajam masing-masing hanya ada satu dermaga sandar, makanya kami sudah bangun dua dermaga sandar, yakni satu di Karingau dan satu lagi di Penajam," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim H Zairin Zain di Samarinda, Rabu.

Akibat dari hanya terdapat satu dermaga sandar di tiap pelabuhan itu, maka sering terjadi antrean panjang, sehingga banyak kendaraan roda empat maupun lebih yang terpaksa menunggu hingga berjam-jam untuk menunggu giliran naik ke kapal feri.

Bahkan ketika mendekati hari-hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dan tahun baru, antrean kendaraan semakin panjang hingga menumpuk di pinggir jalan raya.

Zairin yang didampingi Murjani, Kepala Bidang Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) ini melanjutkan, apabila dermaga sandar yang baru tersebut sudah dioperasikan, maka ke depan tidak ada lagi antrean panjang.

Saat ini, katanya, pembangunan dua dermaga sandar itu hampir rampung dan dijadwalkan pada Juni 2013 sudah dapat diresmikan operasionalnya.

Jika dermaga sandar itu sudah resmi dioperasikan, maka di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kariangau, Balikpapan akan terdapat dua unit pelabuhan sandar.

Begitu pula di Pelabuhan Penyeberangan Penajam di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga akan terdapat dua unit dermaga sandar.

Dia juga mengatakan bahwa kapal feri yang berfungsi untuk menyeberangkan jalur Karingau-Penajam itu terdapat 10 unit Kapal Morot (KM) yang mampu menampung antara 20 hingga 30 kendaraan roda empat, truk, dan bus.

Dari 10 KM itu, pada hari-hari biasa diterapkan sistem 8:2, yakni delapan KM dioperasikan untuk melayani penyeberangan, sementara dua KM lainnya siaga di pelabuhan untuk bersiaga.

Tetapi di hari-hari tertentu atau hari libur nasional yang biasanya banyak kendaraan yang akan menyeberang, maka ke 10 KM tersebut akan dioperasikan semua.

Ke depan, katanya lagi, apabila masing-masing pelabuhan sudah memiliki dua unit dermaga sandar, maka kemungkinan sistem penerapan KM yang siap melayani akan berubah, tetapi perubahan itu akan menysuaikan, bisa dengan pola 8:2 atau semuanya dikerahkan saat jam sibuk.  (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number