Sintang

SELASA (21/10/2014): (-SINTANG-): Dokter Bambang Teramcam Sangsi Dari Tiga Organisasi *** (-SEKADAU-): Aksi Sosial IWAS dan Pelajar Kumpulkan Dana Kemanusiaan Senilai Rp. 14 Juta lebih *** (-MELAWI-):Empat Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi Melawi *** Empat Sekolah Langganan Ikuti Lomba Sekolah Sehat *** (-PARLEMEN-): Kode Etik Dewan Sekadau Mengacu UU MD-3 2009 *** Perbaiki Mutu Komoditas Karet Sadapan *** (-NASIONAL-): Pemprov Kalbar Serahkan Penanganan Rambu Suar Ke TNI *** (-KALBAR-): Ratusan Lowongan Kerja Tersedia Di Kota Singkawang

Banner
Banner

Gereja Katolik HSMTB Putussibau Diresmikan 10 Mei

Komentar (0)

08 Mei 2013, 15:16:45 WIB oleh Timo | dilihat: 80 kali

Print

Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) Putussibau akan diremsikan pada tanggal 10 Mei 2013 ini. Gereja Katolik yang mega tersebut akan diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan Uskup Sintang Mgr. Agustinus Agus, yang akan disaksikan pulab oleh ribuan umat dan tamu undangan yang akan hadir.

 

Prosesi peresmian tersebut rencananya akan memadukan kegiatan keagamaan dan budaya adat istiadat yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu
dengan melibatkan seluruh etnis yang ada. Sejauh ini persiapan sudah dilakukan dan dipersiapkan oleh Panitia pelaksana, bahkan sejumlah latihan penyambutanmaupun kegiatan lainnya sudah dimatangkan.
“ Sudah dipastikan yang meresmikan Gereja itu dilakukan langsung oleh Pak Gubernur Kalimantan Barat, namun untuk sejumlah pejabat di Jakarta sampai saat ini belum bisa kita pastikan bisa hadir atau tidak, namun seluruh undanga sudah kita sebarkan dan diperkirakan ribuan umat dan undangan akan menyaksikan peresmian tersebut,”kata Ketua Panitia Peresmian Gereja Katolik HSPMTB Putussibau, Jantau saat memimpin rapat persiapan, Minggu (5/05).
Menurut Jantau, sejumlah Seksi dalam kepanitiaan tersebut sudah jauh-jauh hari melaksanakan kegiatan sesuai fungsinya masing-masing, meskipun demikian segala persiapan dan apa yang akan diperlukan akan terus diupayakan, dengan tujuan acara peresmian tersebut dapat berjalan
aman dan lancar.
Ditambahkannya lagi, bahwa dalam acara peresmian tersebut nantinya, selain acara keagamaan, akan ditonjolkan juga kebudayaan danadat istiadat yang merupakan cirri khas dan asset daerah Kabupaten Kapuas Hulu.
Bahkan agar kegiatan itu berjalan lancar dan aman sejumlah ruas jalan disekitar Gereja tersebut akan ditutup pada saat peresmian.
“ Harapan kita peresmian Gereja Katolik ini bisa berjalan aman, lancar dan sukses, untuk itu kami mohon dukungan seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk turut serta mensukseskan kegiatan tersebut, sebab ini merupakan salah satu kebanggan seluruh masyarakat Kapuas Hulu, kita harus mampu  menunjukan rasa keharominsan antar sesama.,baik itu agama dan etnis yang ada di Kapuas Hulu yang selama ini sudah terjalin dengan baik,”ucapnya.(Timo)

Prosesi peresmian tersebut rencananya akan memadukan kegiatan keagamaan dan budaya adat istiadat yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu

dengan melibatkan seluruh etnis yang ada. Sejauh ini persiapan sudah dilakukan dan dipersiapkan oleh Panitia pelaksana, bahkan sejumlah latihan penyambutanmaupun kegiatan lainnya sudah dimatangkan.

“Sudah dipastikan yang meresmikan Gereja itu dilakukan langsung oleh Pak Gubernur Kalimantan Barat, namun untuk sejumlah pejabat di Jakarta sampai saat ini belum bisa kita pastikan bisa hadir atau tidak, namun seluruh undanga sudah kita sebarkan dan diperkirakan ribuan umat dan undangan akan menyaksikan peresmian tersebut,”kata Ketua Panitia Peresmian Gereja Katolik HSPMTB Putussibau, Jantau saat memimpin rapat persiapan, Minggu (5/05).

Menurut Jantau, sejumlah Seksi dalam kepanitiaan tersebut sudah jauh-jauh hari melaksanakan kegiatan sesuai fungsinya masing-masing, meskipun demikian segala persiapan dan apa yang akan diperlukan akan terus diupayakan, dengan tujuan acara peresmian tersebut dapat berjalan aman dan lancar.

Ditambahkannya lagi, bahwa dalam acara peresmian tersebut nantinya, selain acara keagamaan, akan ditonjolkan juga kebudayaan danadat istiadat yang merupakan cirri khas dan asset daerah Kabupaten Kapuas Hulu.

Bahkan agar kegiatan itu berjalan lancar dan aman sejumlah ruas jalan disekitar Gereja tersebut akan ditutup pada saat peresmian.

“Harapan kita peresmian Gereja Katolik ini bisa berjalan aman, lancar dan sukses, untuk itu kami mohon dukungan seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk turut serta mensukseskan kegiatan tersebut, sebab ini merupakan salah satu kebanggan seluruh masyarakat Kapuas Hulu, kita harus mampu  menunjukan rasa keharominsan antar sesama.,baik itu agama dan etnis yang ada di Kapuas Hulu yang selama ini sudah terjalin dengan baik,”ucapnya. (phs)

 

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number