Sintang

KAMIS (27/11/2014): (-PARLEMEN-): Zulkifli: MPR Komitmen Bangun Perbatasan *** DPRD Sintang Rapat Paripurna Persiapan Pelantikan Pimpinan Definitif *** (SEKADAU-): Operasi Zebra 2014, Razia Utamakan Penindakan dan Pembinaan *** Bina Anak Calon Generasi Penerus *** Sekda : Aparatur Desa Harus Mampu Majukan Desa *** (-KALSEL-): Bupati : Tunjangan Guru Daerah Terpencil Akan Dinaikkan *** (-KALTENG-): Polisi Amankan Uang Suap Milyaran *** Pimpinan DPRD Kapuas Ditetapkan Tersangka Kasus Suap *** (-NGABANG-): 50 Orang Meninggal Akibat HIV/AIDS Di Landak *** (-KALTIM-): Warga Perbatasan Sudah Nikmati Jaringan Telepon Selular

Banner
Banner

Masyarakat Dayak Tiga Kabupaten Gelar "Naik Dango"

Komentar (0)

14 Mei 2013, 06:52:53 WIB oleh Admin | dilihat: 81 kali

Print
Masyarakat Dayak Tiga Kabupaten Gelar

Landak - NGABANG, (kalimantan-news) - Masyarakat Dayak Kanayatn dari 24 Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan di tiga kabupaten, yaitu Landak, Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak, menggelar secara bersama upacara "Naik Dango" ke-28 tahun 2013.

Ketua Panitia Naik Dango ke-28 Siin saat dihubungi dari Pontianak, Selasa, mengatakan, upacara "Naik Dango" merupakan kegiatan ritual seputar panen padi sebagai ungkapan syukur masyarakat Dayak kepada Sang Maha Pencipta akan hasil yang telah diperoleh.

Ritual ucapan syukur atas panen padi itu dipusatkan di Rumah Betang Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.

Acara dibuka oleh Gubernur Kalbar Cornelis dan dihadiri Staf Ahli Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hari Untoro Drajat.

Selain itu, juga hadir pejabat tinggi lainnya, diantaranya Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dan jajaran kepala dinas, serta tokoh nasional, seperti Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pusat Oesman Sapta Oedang dan Anggota DPR RI Karolin Margret Natasha.

Siin menjelaskan, tempat penyelenggaraan "Naik Dango" dilaksanakan secara bergantian antarkecamatan setiap tahun, yang ditetapkan berdasarkan musyawarah Dewan Adat kabupaten setempat.

Disamping upacara adat, diadakan pula pesta wisata dan budaya "Naik Dango" yang diisi dengan pertunjukan kesenian, lomba permainan tradisonal, lomba kesenian daerah, pameran, seminar kebudayaan dan pasar rakyat.

Menurut dia, upacara Naik Dango sudah menjadi agenda tahunan dilaksanakan setiap tanggal 27 April.

"Namun tahun ini diundur 14 Mei. Semua kecamatan di Kabupaten Landak wajib turut serta memeriahkannya upacara "Naik Dango" bersama kontingen dan masyarakat," ungkap Siin. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number