Sintang

SELASA (21/10/2014): (-SINTANG-): Dokter Bambang Teramcam Sangsi Dari Tiga Organisasi *** (-SEKADAU-): Aksi Sosial IWAS dan Pelajar Kumpulkan Dana Kemanusiaan Senilai Rp. 14 Juta lebih *** (-MELAWI-):Empat Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi Melawi *** Empat Sekolah Langganan Ikuti Lomba Sekolah Sehat *** (-PARLEMEN-): Kode Etik Dewan Sekadau Mengacu UU MD-3 2009 *** Perbaiki Mutu Komoditas Karet Sadapan *** (-NASIONAL-): Pemprov Kalbar Serahkan Penanganan Rambu Suar Ke TNI *** (-KALBAR-): Ratusan Lowongan Kerja Tersedia Di Kota Singkawang

Banner
Banner

Masyarakat Dayak Tiga Kabupaten Gelar "Naik Dango"

Komentar (0)

14 Mei 2013, 06:52:53 WIB oleh Admin | dilihat: 62 kali

Print
Masyarakat Dayak Tiga Kabupaten Gelar

Landak - NGABANG, (kalimantan-news) - Masyarakat Dayak Kanayatn dari 24 Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan di tiga kabupaten, yaitu Landak, Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak, menggelar secara bersama upacara "Naik Dango" ke-28 tahun 2013.

Ketua Panitia Naik Dango ke-28 Siin saat dihubungi dari Pontianak, Selasa, mengatakan, upacara "Naik Dango" merupakan kegiatan ritual seputar panen padi sebagai ungkapan syukur masyarakat Dayak kepada Sang Maha Pencipta akan hasil yang telah diperoleh.

Ritual ucapan syukur atas panen padi itu dipusatkan di Rumah Betang Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.

Acara dibuka oleh Gubernur Kalbar Cornelis dan dihadiri Staf Ahli Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hari Untoro Drajat.

Selain itu, juga hadir pejabat tinggi lainnya, diantaranya Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dan jajaran kepala dinas, serta tokoh nasional, seperti Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pusat Oesman Sapta Oedang dan Anggota DPR RI Karolin Margret Natasha.

Siin menjelaskan, tempat penyelenggaraan "Naik Dango" dilaksanakan secara bergantian antarkecamatan setiap tahun, yang ditetapkan berdasarkan musyawarah Dewan Adat kabupaten setempat.

Disamping upacara adat, diadakan pula pesta wisata dan budaya "Naik Dango" yang diisi dengan pertunjukan kesenian, lomba permainan tradisonal, lomba kesenian daerah, pameran, seminar kebudayaan dan pasar rakyat.

Menurut dia, upacara Naik Dango sudah menjadi agenda tahunan dilaksanakan setiap tanggal 27 April.

"Namun tahun ini diundur 14 Mei. Semua kecamatan di Kabupaten Landak wajib turut serta memeriahkannya upacara "Naik Dango" bersama kontingen dan masyarakat," ungkap Siin. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number