Sintang

KAMIS (24/07/2014): (-SINTANG-): 90 Napi Lapas Sintang Dapat Remisi *** Air Kapuas Tak Layak Konsumsi *** Bupati Izinkan Gunakan Mobnas Untuk Mudik *** Kelanjutan Pembangunan Jalan Sungai Ukoi-Tugu Sebeji, Bupati Sarankan Kontraktor Bentuk Tiga Divisi *** DKPK Siaga Kebakaran Dan Sampah *** (-PARIWISATA-): Libur Lebaran, Disbudpar Targetkan Raub Restribusi Rp 60 Juta *** (-SEKADAU-): Bupati Ingatkan Pemudik Cek Kendaraan Sebelum Berangkat *** GKII Daerah Belitang Baru Gelar Rakerda Ke-III *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pulau Larilarian Kembali Masuk Wilayah Kotabaru Kalsel *** (-KALIMANTAN BARAT-): BPN Kubu Raya Kekurangan Juru Ukur *** (-KALIMANTAN TIMUR-): 2.205 Peserta Siap Ikuti UN Paket B

Banner
Banner

Kalbar Siapkan 6.891,5 Ton Ayam Untuk Lebaran

Komentar (0)

17 Mei 2013, 13:21:59 WIB oleh Admin | dilihat: 8 kali

Print

Kalimantan Barat - PONTIANAK, (kalimantan-news) - Peternak ayam potong dan petelur sepakat menyiapkan total 6.891,5 ton daging ayam untuk menghadapi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1434 Hijriyah.


"Ini berdasarkan produksi DOC sebanyak sekitar 5 juta ekor per bulan," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar, Abdul Manaf Mustafa di Pontianak, Jumat.

Ia melanjutkan, dengan jumlah DOC sebanyak itu, akan diproduksi sekitar 6 ribu ton per bulan. Selain itu, ada cadangan berupa ayam layer afkir sekitar 445.600 ekor atau sekitar 891,2 ton.

Sedangkan untuk harga, melalui rapat disepakati selama Ramadhan dan Idul Fitri 1434 Hijriyah di Kota Pontianak dan sekitarnya maksimal Rp20 ribu per kilogram hingga Rp25 ribu per kilogram berat hidup.

"Kalau terjadi harga diatas Rp25 ribu berat hidup, maka cadangan ayam layer afkir segera dikeluarkan," kata dia.

Sementara untuk telur ayam, produksi sekitar 120 ton per hari atau total 3.600 ton per bulan.

Ia memperkirakan, jumlah sebanyak itu mampu memenuhi kebutuhan 3.210 ton per bulan. Harga jual yang disepakati, berkisar antara Rp1.350-Rp1.400 per butir.

"Akan dilakukan bazaar atau pasar murah di seluruh kabupaten dan kota, dua minggu menjelang Idul Fitri, untuk mengantisipasi kenaikan harga," ujar dia.

Sedangkan untuk ketersediaan daging sapi, berdasarkan data dari kabupaten/kota, serta laporan pelaku usaha di bidang peternakan sapi, stok menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri sebanyak 16.937 ekor atau setara 2.098 ton. Cadangan daging beku, tercatat sebanyak lima ton.

Secara keseluruhan, stok sapi sampai akhir Desember mendatang sebanyak 31.416 ekor siap potong atau setara 3.892 ton daging.

Harga jual maksimal disepakati Rp90 ribu - Rp95 ribu per kilogram. Kalau terjadi lonjakan harga diatas Rp95 ribu, akan digelar bazaar dengan harga dibawah Rp90 ribu per kilogram. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number