Sintang

KAMIS (24/04/2014): (-PARLEMEN-): DPRD Kalsel Rekomendasikan Pemprov Tambah Rumah Sakit *** DPRD Minta Pemprov Kalsel Selesaikan Masalah Perbatasan *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemerintah Daerah Diminta Konsisten Lindungi Lahan Pertanian *** Tabalong Kembangkan Budi Daya Padi Metode Sri *** (-KALIMANTAN TENGAH-): PWI Kalteng Gelar Pelatihan Teknologi Informatika *** Bupati Percayakan Pembahasan Provinsi Kotawaringin Ke Tim *** Perwakilan Mahasiswa Se-Kalteng Desak Penyelesaian Sengketa Lahan *** (-SPORT-): Persiapan Porprov Bikin KONI Kaltim "Galau" *** (-KALIMANTAN UTARA-): Malaysia Pulangkan 97 TKI Bermasalah Via Nunukan *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Bupati: PDAM Harus Sigap Respon Keluhan Pelanggan *** (-KALIMANTAN BARAT-): Pontianak Wakili Kalbar Ke Fasi Nasional *** Mahasiswa UPN Akan KKN Di Perbatasan Entikong *** (-EKONOMI-): Pemkot Pontianak Berencana Perluas Pelabuhan Senghie *** (-PEMILU-): Polisi Tetapkan Komisioner KPU Kutai Timur Tersangka *** Rapat Pleno KPU Provinsi Kalbar Dihentikan Sementara

Banner
Banner

Kalteng Harapkan Pembangunan PLTA Segera Dilaksanakan

Komentar (2)

20 Mei 2013, 13:13:52 WIB oleh Admin

Print

Kalimantan Tengah - PALANGKA RAYA, (kalimantan-news) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat mengharapkan rencana membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di bendungan Muara Juloi Kabupaten Murung Raya segera dilaksanakan.

"Kalau PLTA dibangun maka Kalimantan tidak akan krisis listrik karena daya hidropowernya mencapai 280 megawatt atau yang terbesar di Indonesia," kata Kepala Dinas PU Kalteng Leonard Ampung di Palangka Raya, Selasa.

Menurut dia pembangunan PLTA itu melibatkan negara lain yakni Korea Selatan tapi harapannya kementerian lintas sektoral bisa mempercepat memulai pengerjaannya.

Leonard mengatakan Pemprov Kalteng bersama Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan kesepakatan dengan perusahaan dari Korea Selatan yakni Korea Midland Power untuk membangun PLTA di Bendungan Muara Juloi.

Hanya, ungkap dia, sampai sekarang ini besaran biaya dan kapan dimulainya pembangunan PLTA tersebut masih belum diketahui karena perusahaan dari Korea Selatan itu sedang melakukan pengkajian.

"Kalau mengenai dana pengerjaanya itu murni dari anggaran pendapatan dan belanja negara. Pemprov Kalteng hanya memfasilitasi tempat dan sangat mengharapkan pengerjaanya dapat dimulai," kata dia.

Kepala Dinas PU Kalteng mengatakan PLTA yang akan dibangun ini mempunyai kapasitas yang hampir sama dengan Waduk Jati Gede Sumedang, hanya akan menghasilkan listrik 2,5 kali lebih besar.

Untuk itu dirinya berharap adanya rencana membangun PLTA di "Bumi Tambun Bungai" diketahui dan didukung semua elemen masyarakat. Sebab pembangunan tersebut memberikan keuntungan bagi pembangunan maupun peningkatan perekonomian di Kalteng.

"Saya rasa semua masyarakat di Kalteng sangat menginginkan tidak ada lagi pemadaman listrik," demikian Leonard. (das/ant)

Komentar (2)

Beri Komentar
  • Hasanuddin

    Hasanuddin:

    31 Mei 2013, 01:49:25 WIB

    Insyaalloh saya bisa mecarikan dana guna memback up proyek PLTA ini, asalkan proyek ini IPP dan minimal pembiayaan 100 jt USD, dengan rincian sbb, margin kurang lebih sekitar 2 %per tahun, tidak jaminan koletral dsb

  • MULYAKIN, SP

    MULYAKIN, SP:

    19 September 2013, 04:52:48 WIB

    Saya sebagai putra daerah sangat setuju di bangun PLTA MUara Joloi karena saya tau persis bagaimana konsisi area lokasi yg akan dibuat bendungan, sebagai pemasok listrik terbesar untuk seluruh kalimantan.

Beri Komentar




Security Number