Sintang

RABU (23/07/2014): (-SINTANG-):Pacu Semangat Wajib Pajak, Dispenda Akan Bagi-Bagi Reward Menarik *** (-KALIMANTAN BARAT-): Pemkot Pontianak Sanksi Tegas PNS Perpanjang Libur *** Kalbar Catat 716 Kasus Kekerasan Perempuan-Anak *** (-KALIMANTAN UTARA-): Pemkab Nunukan Akui Kesulitan Datangkan Sapi Potong *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Baru Satu Perusahaan Barut Laporkan Pembayaran THR *** Banyak Sopir Hindari Pemeriksaan Kesehatan *** (-KALIMANTAN SELATAN-): HST Bangun Posko Di Lokasi Wisata *** Pemerintah Serahkan Honor 3.264 Guru Swasta

Banner
Banner

39 Tokoh Dapat Penghargaan Dari Universitas Tanjungpura

Komentar (0)

20 Mei 2013, 13:45:41 WIB oleh Admin | dilihat: 8 kali

Print

Kalimantan Barat - PONTIANAK, (kalimantan-news) - Sebanyak 39 orang tokoh mendapat penghargaan University Royal Award, bertepatan dengan Dies Natalis ke-54 Universitas Tanjungpura Pontianak, Senin.

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Dr Thamrin Usman DEA mengatakan, pemberian penghargaan tersebut sebagai wujud dari perhatian para tokoh yang dianggap ikut memajukan dan berjasa dalam pengembangan perguruan tinggi negeri terbesar di Kalbar itu.

Tokoh yang mendapat penghargaan itu diantaranya Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, pengusaha Oesman Sapta Odang, tiga anggota DPR RI yakni Lazarus, Zulfadhli dan Usman Jafar.

Selain itu, ada sejumlah kepala daerah di Kalbar seperti Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Wali Kota Singkawang Awang Ishak, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Bupati Melawi Firman Muntaco, Bupati Pontianak Ria Norsan, Bupati Sekadau Simon Petrus, Bupati Sambas Juliarti Hj Alwi, Bupati Landak Adrianus Asia Sidot, Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, Bupati Sintang Milton Crosby.

Kemudian mantan Rektor Untan yang juga Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Kalbar Chairil Effendy.

Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar menilai penghargaan tersebut tidak lah begitu penting. "Tetapi, yang jauh lebih penting adalah maknanya, memacu warga Kalbar dan generasi muda, untuk bisa semaksimal mungkin mengembangkan diri mencapai cita-cita," ujar Akil Mochtar.

Ia sendiri merasa belum layak untuk menerima penghargaan tersebut karena masih banyak yang lebih baik dari dirinya. Akil bukanlah alumni Untan, melainkan Universitas Panca Bhakti Pontianak. "Tapi, 99 persen dosennya dari Untan, jadi sama saja, hanya beda kelas," kata dia.

Sementara anggota DPR RI, Lazarus berharap Untan ke depan mampu bersiap diri lebih baik lagi. "Kalau tidak sigap, akan kalah dengan yang lain. Sekarang dunia pendidikan tumbuh dan berkembang, mana yang unggulan, akan dilirik," kata Lazarus yang bergabung di Komisi V DPR RI.

Lazarus kuliah di Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Untan tahun 1991 dan melanjutkan strata 2 di fakultas yang sama.

Ia dan sejumlah alumni tengah menyiapkan Sekretariat Ikatan Alumni Sospol secara swadaya. "Jadi tempat kumpul alumni, dan menjembatani antara alumni dan mahasiswa baru," kata Lazarus dari Fraksi PDI Perjuangan. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number