Sintang

JUMAT (18/04/2014): (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemerintah Kalsel Diminta Konsisten Pertahankan Lahan Pertanian *** (-PARLEMEN-): DPRD : Kalsel Harus Bertekad Tuan Rumah PON *** Pelaksanaan UN Di Kalsel Berjalan Lancar *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Pembalakan Liar-Penangkapan Ikan Marak Di Jenamas *** (-PEMILU-): Pemilu - KPU Belum Pastikan Pemenang Pemilu Palangka Raya *** Pemilu - KPU Diminta Profesional Dalam Penetapan Hasil Pemilu *** Pemilu - KPU: Penetapan Caleg Usai Rapat Pleno *** KPU Kabupaten/Kota Siap Gelar Rekapitulasi Suara *** (-EKONOMI-): Garuda Optimistis Peningkatan Penjualan Tiket 20 Persen *** Penumpang Pesawat Mulai Meningkat Pasca UN *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kodim 1207 Amankan 49 Karung Gula Ilegal *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Tim Verifikasi K2 Panggil SKPD Tujuh SKPD *** Daftar Tunggu Calon Haji Penajam Hingga 2030 *** Pejabat Gubernur Kaltara Dorong Percepatan Pembentukan DPRD *** Masa Jabatan Pejabat Gubenur Kaltara Diperpanjang *** (-SPORT-): Indonesia Calon Terkuat Tuan Rumah Asian Games 2019

Banner
Banner

Enam Desa Sasaran Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan

Komentar (1)

05 Juni 2013, 09:22:10 WIB oleh Admin

Print

Kalimantan Selatan-TABALONG, (kalimantan-news) - Sebanyak enam desa di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menjadi sasaran Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) dalam rangka peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Seksi Perumahan dan Pemukiman, �Dinas Pekerjaan Umum Tabalong, Thomas Sigit Mugiarto, Rabu di Tanjung mengatakan PPIP baru tahun ini dilaksanakan dengan sasaran dua kecamatan,Tanta dan Muara Harus.

"Program pembangunan infrastruktur pedesaan tahun ini hanya di enam desa dengan alokasi Rp250 juta tiap desa dengan dana bersumber dari APBN," jelas Sigit.

Terkait persiapan pelaksanaan PPIP di enam desa sasaran, Dinas Pekerjaan Umum Tabalong pun melaksanakan sosialisasi program yang diikuti para camat, kepala desa yang wilayahnya menjadi sasaran kegiatan serta konsultan manajemen wilayah, Rabu di Hotel Jelita Tanjung.

Selaku panitia pelaksana sosialisasi, Muhammad Sari�, menyebutkan para penerima program baik di tingkat desa dan instansi pendukung lainnya bisa bekerjasama melaksanakan program pembangunan infrastruktur pedesaan sesuai dengan ketentuan berlaku.

"Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan atau menyebarluarkan informasi mengenai program PPIP kepada masyarakat," jelas Sari.

Materi sosialisasi program pembangunan infrastruktur pedesaan disampaikan oleh tenaga ahli manajemen provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf Faisal.

Yusuf menyebutkan penyelenggaraan PPIP mencakup sejumlah tahapan diantaranya pelatihan fasilitator, rapat koordinasi bulanan dan monitoring.

"Program ini dilaksanakan organisasi masyarakat setempat termasuk penanggungjawab yang berdampingan dengan kelompok pemanfaat dan pemelihara," jelas Yusuf. (phs/Ant)

 

Komentar (1)

Beri Komentar
  • Achiong

    Achiong:

    05 Juni 2013, 18:28:21 WIB

    Ni Masalah Program Air Bersih Kami D KEC:TOBA DESA:LUMUT DSN:BUNGKANG sekarang dalam kondisi tdk baik hingga serah terima kontraktor dgn masyarakat setempat pun dri bulan.11 tahun 2011 pun belum ad hingga sekarang sementara bok air nya udah hancur dan proyek nya pun terbengkalai tolong perhatikan kami d sini bagai mana solusi nya uang yang ada sudah habis di makan pihak kontraktor bekerja sama dengan dusun setempat tolong perhatikan keluhan masyarakat.

Beri Komentar




Security Number