Sintang

JUM'AT (19/09/2014):(-SINTANG-): Bangun Rumah Duka, Pemkab Sintang Bantu 1,3 Milyar *** (-SEKADAU-): Sebagian Besar Desa di Belitang Hulu Belum Dialiri Listrik PLN *** Kerap Byarpet, PLN Sebut Gangguan Jaringan Udara *** Angin Kencang Sebabkan Perabot Rumah Rusak *** Wabup Tinjau Bencana Puting Beliung di Desa Pantok *** (-MELAWI-): Firman Tegaskan Nyogok Tak Menjamin Lolos CPNS *** Cegah DBD Dengan Perangkap Nyamuk Sederhana

Banner
Banner

Enam Desa Sasaran Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan

Komentar (1)

05 Juni 2013, 09:22:10 WIB oleh Admin | dilihat: 43 kali

Print

Kalimantan Selatan-TABALONG, (kalimantan-news) - Sebanyak enam desa di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menjadi sasaran Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) dalam rangka peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Seksi Perumahan dan Pemukiman, �Dinas Pekerjaan Umum Tabalong, Thomas Sigit Mugiarto, Rabu di Tanjung mengatakan PPIP baru tahun ini dilaksanakan dengan sasaran dua kecamatan,Tanta dan Muara Harus.

"Program pembangunan infrastruktur pedesaan tahun ini hanya di enam desa dengan alokasi Rp250 juta tiap desa dengan dana bersumber dari APBN," jelas Sigit.

Terkait persiapan pelaksanaan PPIP di enam desa sasaran, Dinas Pekerjaan Umum Tabalong pun melaksanakan sosialisasi program yang diikuti para camat, kepala desa yang wilayahnya menjadi sasaran kegiatan serta konsultan manajemen wilayah, Rabu di Hotel Jelita Tanjung.

Selaku panitia pelaksana sosialisasi, Muhammad Sari�, menyebutkan para penerima program baik di tingkat desa dan instansi pendukung lainnya bisa bekerjasama melaksanakan program pembangunan infrastruktur pedesaan sesuai dengan ketentuan berlaku.

"Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan atau menyebarluarkan informasi mengenai program PPIP kepada masyarakat," jelas Sari.

Materi sosialisasi program pembangunan infrastruktur pedesaan disampaikan oleh tenaga ahli manajemen provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf Faisal.

Yusuf menyebutkan penyelenggaraan PPIP mencakup sejumlah tahapan diantaranya pelatihan fasilitator, rapat koordinasi bulanan dan monitoring.

"Program ini dilaksanakan organisasi masyarakat setempat termasuk penanggungjawab yang berdampingan dengan kelompok pemanfaat dan pemelihara," jelas Yusuf. (phs/Ant)

 

Komentar (1)

Beri Komentar
  • Achiong

    Achiong:

    05 Juni 2013, 18:28:21 WIB

    Ni Masalah Program Air Bersih Kami D KEC:TOBA DESA:LUMUT DSN:BUNGKANG sekarang dalam kondisi tdk baik hingga serah terima kontraktor dgn masyarakat setempat pun dri bulan.11 tahun 2011 pun belum ad hingga sekarang sementara bok air nya udah hancur dan proyek nya pun terbengkalai tolong perhatikan kami d sini bagai mana solusi nya uang yang ada sudah habis di makan pihak kontraktor bekerja sama dengan dusun setempat tolong perhatikan keluhan masyarakat.

Beri Komentar




Security Number