Sintang

SELASA (30/09/2014): (-SINTANG-): Kejari : Tiga hari Kedepan Abeng Harus Serahkan Diri *** Warga Pertanyakan Marka Jalan Yang Pudar *** Siswi MAN Sintang Terseret Arus Sungai Melawi *** (-ARTIKEL-): Dari Aktivis Mahasiswa, Sampai Duduk di Kursi DPRD *** (-SEKADAU-): 94 Pasien Ikut Operasi Katarak Gratis *** Listrik di Sungai Ayak Padam Sejak Subuh ***(-SANGGAU-): TIM PKK Sanggau Juara Memasak Tingkat Nasional *** (-KALBAR-): Bidan Diminta Mengedepankan Konseling Dalam Melayani KB *** (-KALTIM-): Kampung Terpencil Mahakam Ulu Nikmati Listrik PNPM *** Pemkab Penajam Bentuk Tim Pemeriksaan Hewan Kurban *** (-KALTENG-): Sekolah Di Barsel Belum Terima Buku Kurikulum *** Tokoh Dayak Berkumpul Peringati "Tumbang Anoi" *** Jarak Pandang Hanya 30 Meter Akibat Asap *** (-KALSEL-): Pemkab Banjar Jadwalkan Razia KTP

Banner
Banner

Pemkot Pontianak Akan Bangun SMA Unggulan Multilingual

Komentar (0)

08 Juni 2013, 11:52:05 WIB oleh Admin | dilihat: 31 kali

Print

Kalimantan Barat - PONTIANAK, (kalimantan-news) - Pemerintah Kota Pontianak akan membangun SMA unggulan multilingual berbahasa pengantar Inggris, Prancis, Jepang dan Arab.

"Lahannya sudah kami siapkan di sebelah SMK Pelayaran sehingga tinggal menunggu anggarannya," kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji, di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu.

Sutarmidji menjelaskan, pembangunan SMA unggulan itu sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkemampuan berkomunikasi luas di dunia internasional karena dapat menggunakan beberapa bahasa asing.

"Kota Pontianak tidak memiliki sumber daya alam, sehingga harus menyiapkan SDM yang lebih baik dan unggul dari yang lainnya. Pengetahuan bahasa, salah satu upaya kami untuk menciptakan SDM lebih unggul," ungkapnya.

Menurut Sutarmidji, selain akan membangun SMA unggulan multibahasa, pemkot juga akan membangun pusat bahasa di Gedung Pontianak Convention Center (PCC) tepatnya di lantai atas dengan luas sekitar 2.000 meter persegi.

"Kami akan gunakan lantai dua PCC sebagai tempat masyarakat belajar bahasa Inggris termasuk Toefl-nya, bahasa Jepang, Arab dan juga tidak kalah pentingnya bahasa Prancis," ujarnya.

Saat ini, berbagai negara maju berupaya menjadikan bahasanya sebagai bahasa komunikasi dunia.

"Itulah arti penting kita memahami banyak bahasa. Bahasa asing sangat penting misalnya untuk transfer ilmu pengetahuan maupun dalam rangka kita menjadi pelaku dalam tata kelola kehidupan di dunia ini," kata Wali Kota Pontianak. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number