Sintang

RABU (16/04/2014): (-SPORT-): Dayung - Tim Kano Agendakan "Tryout" Ke Singapura *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemeliharaan Alur Barito Butuh Rp100 Miliar/Tahun *** Dishut Tabalong Identifikasi Pelepasan Lahan 32 Desa *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Warga Pedalaman Minta Pemkab Barut Perbaiki Jalan *** Realisasi PAD Barito Utara 22,57 Persen *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kapal Motor Kandas Di Muara Sungai Kapuas *** Bupati Janji Beri Beasiswa Bagi 18 Siswa *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Orangutan Di Kawasan PT Berau Sawit Sejahtera Terancam *** Dinas Kessos Samarinda Gelar Seminar Anak Jalanan *** (-PEMILU-): Sejumlah PPK Plenokan Hasil Pileg Di Sintang *** KPU Kutai Timur Gelar Pleno 19 April

Banner
Banner

PENDIDIKAN - 58 Guru Baru Bagi Sekolah TKI Sabah

Komentar (0)

10 Juni 2013, 08:46:42 WIB oleh Admin

Print

Kalimantan Utara -NUNUKAN, (kalimantan-news) - Konsulat Jenderal RI Sabah Malaysia, Soepeno Sahib di Kota Kinabalu, Senin, mengungkapkan bahwa sebanyak 58 guru baru ditempatkan di sejumlah sekolah atau "community learning center" anak-anak tenaga kerja Indoensia (TKI) di Negeri Bagian Sabah.

Guru baru yang akan mengajar di sekolah di community learning center (CLC) atau kamp-kamp TKI, itu tiba di Kota Kinabalu Sabah pada 31 Mei 2013 dan telah menjalankan tugas sejak 1 Juni 2013, kata Supeno Sahib saat dihubungi melalui telepon.

"Mereka tiba di Kota Kinabalu tanggal 31 Mei 2013 dan telah ditempatkan di sejumlah CLC dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Sabah," katanya.

Ia mengatakan bahwa keberadaan guru yang mengajar anak-anak para tenaga kerja Indonesia di Sabah itu merupakan angkatan ke IV dan berasal dari beberapa universitas keguruan di Pulau Jawa.

Adapun universitas asal dari guru-guru tersebut adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Semarang (UNES).

Ia menambahkan dari jumlah guru baru itu KJRI Sabah menempatkan 54 orang untuk 30 CLC yang berada di kamp-kamp TKI dan empat orang di SIKK yaitu tingkat SD dan SMP.

Ke 58 guru baru yang di tempatkan di Sabah, kata dia, merupakan program dan direkrut khusus oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang dikhususkan untuk mengajar anak-anak TKI.

"Guru yang datang ini dari berbagai jurusan khusus untuk mengajar anak-anak TKI di kamp-kamp di seluruh Sabah," katanya. (phs/Ant)

 

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number