Sintang

SELASA (16/09/2014): (-SINTANG-):Polres Sintang Amankan Mobil Tangki Modifikasi *** Bupati Sintang Hadiri Peringatan HUT PEPABRI *** Ita Alman Andela, Sukses Ikuti Program Kpn 2014 *** (-MELAWI-): Banyak Proyek Fisik Terancam Tak Tuntas *** Antisipasi Paham Sempalan, Bupati Minta Tokoh Agama Lakukan Koordinasi *** Pemkab Serahkan Bonus MTQ *** (-SEKADAU-): Bupati Sekadau Terima Penghargaan WTP Dari Menkeu RI *** (-PARIWISATA-): Eksotik Air Terjun Semirah Putih, Bertingkat Tujuh *** Pabung Kodim 1204 Sekadau Miliki Kantor Baru *** (SANGGAU-): Tiga Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Bis Allegra *** (-KALBAR-): Kompolnas: Polda Kalbar Sudah Layak Tipe A *** (-KALTARA-): Politeknik Negeri Nunukan Tes Masuk Calon Mahasiswa *** (-KALTIM-): Polisi Ringkus Oknum Jaksa Diduga Pengedar Narkoba *** (-KALTENG-): Animo Pendaftaran Calon CPNS Barito Utara Tinggi

Banner
Banner

Distamben Kalbar Sosialisasikan Pemberantasan Penambangan Liar

Komentar (0)

28 Desember 2010, 01:31:31 WIB oleh Admin | dilihat: 21 kali

Print

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat Agus Aman Sudibyo mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi pemberantasan penambangan tanpa izin atau liar di masing-masing kabupaten/kota.

"Kami sudah memrogramkan itu, untuk tahun 2010 ini di wilayah Kabupaten Ketapang dan tahun 2011 di Kabupaten Bengkayang," kata Agus Aman di Pontianak, Senin (27/12/2010).

Menurutnya, untuk penanggulangan penambangan liar tersebut, pihaknya hanya sebatas sosialisasi saja. "Sedangkan kaitan teknis untuk penangkapan dan lainnya, itu ada di masing-masing pemerintah kabupaten/kota," jelas Agus Aman.

Ia menegaskan, selain sosialisasi pihaknya juga terus menggalakan operasi pemberantasan ke kabupaten/kota, sosialisasi rutin, pendataan dan mengalokasikan untuk memperkecil lokasi-lokasi tambang yang di legalisir melalui penerbitan Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) yang nantinya ditetapkan oleh bupati setempat.

Data Distamben Kalbar sejak dilakukannya program pemberantasan, angka penambangan tanpa izin di beberapa wilayah mengalami pengurangan.

"Bahkan ada yang sama sekali berhenti melakukan aktivitas. Tetapi, berhenti di satu lokasi, kemudian membuka aktivitas penambangan tanpa izin di lokasi lain," kata Agus Aman.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalbar itu mengatakan aktivitas penambangan tanpa izin di Kalbar tersebut di hampir semua kabupaten/kota.

"Tetapi yang terutama sekali itu di Ketapang, Landak, Bengkayang, Sintang, dan Melawi," katanya. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number