Sintang

KAMIS (30/10/2014): (-KALBAR-): Polres Singkawang Tangkap Pengguna Narkoba *** (-EKONOMI-): Rusia Tertarik Industri Pangan Di Kalbar *** (-NASIONAL-): JPU Tuntut AKBP Idha Delapan Tahun Penjara *** Rusia Tertarik Industri Pangan Di Kalbar *** (-KALTENG-): Gubernur Instruksikan Aktivitas Pt Bharito Ekatama Dihentikan *** (-KALSEL-): Presiden Jokowi Diingatkan Janji Benahi Infrastruktur Kalsel *** Majelis Adat Dayak Kecewa Susunan Kabinet Jokowi

Banner
Banner

Harga TBS Sawit Capai Tingkat Tertinggi

Komentar (6)

06 Januari 2011, 16:51:31 WIB oleh Admin | dilihat: 103 kali

Print

Kalimantan Selatan-BANJARMASIN, (kalimantan-news) - Akhir 2010 hingga awal tahun 2011 harga tandon buah segar kelapa sawit di Kalimantan Selatan mencapai tingkat harga tertinggi yaitu Rp1.752 per kilogram dari sebelumnya Rp1.283 per kilogram.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Kalsel Haryono usai acara "minum kopi " dengan seluruh kepala dinas dan instansi terkait di Aula Abdi Persada Banjarmasin, Kamis (06/01/2011).

"Harga TBS sebesar Rp1.752 per kilogram merupakan harga yang cukup bagus untuk mendongkrak kesejahteraan petani," kata Haryono .

Sayangnya, kata dia, kenaikan harga TBS tersebut kurang bisa dinikmati oleh petani perkebunan sawit, karena infrastruktur yang kurang memadai.

Haryono mengatakan kendati produksi sawit mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibanding 2009 sebesar 500 ribu ton, cuaca ekstrem menyebabkan infrastruktur jalan menjadi rusak.

"Banyak sawit yang telah dipanen tidak bisa diangkut karena jalan rusak dan becek akibat terendam banjir," katanya.

Kondisi tersebut, kata Haryono , membuat distribusi TBS dari kebun ke pengolahan atau ke pabrik menjadi terlambat atau terkendala.

Padahal kata dia, daya tahan TBS hanya 24 jam, sehingga jika lebih dari waktu tersebut, maka kualitasnya menjadi turun sehingga harganya pun menjadi anjlok.

Rusaknya jalur transportasi perkebunan tersebut, tambah Haryono membuat penerimaan sumbangan pihak ketiga (SP3) turun dibanding 2009.

Pada 2010 SP3 dari sawit mencapai Rp800 juta atau turun dibanding 2009 sebanyak Rp1 miliar.

"Khusus 2009 merupakan gabungan dari sisa tagihan akhir 2008 yang belum tertagih," katanya.

Diharapkan pada 2011, produksi akan mencapai 600 ribu ton dengan SP3 sebesar Rp900 juta.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Kalsel Gusti Yasni Iqbal mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir harga CPO dalam negeri cukup bersaing yaitu sekitar 680 dolar AS per ton.

Sedangkan harga ekspor atau harga di luar negeri hanya sekitar 725 dolar AS per ton, sehingga untuk menghemat biaya pengiriman, para eksportir memilih melempar hasil produksinya didalam negeri.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat pertumbuhan volume maupun nilai ekspor CPO Kalsel pada Januari-Juli 2010 melambat yaitu kenaikannya hanya sekitar 13 persen dibanding 2009 periode sama. (phs/Ant)

Komentar (6)

Beri Komentar
  • taufik hidayat

    taufik hidayat:

    20 Mei 2011, 05:32:10 WIB

    jika harga sawit kalsel di buka/di info kan ke masyarakat agar bisa untuk mencoba memperbabdingkan antara harga perusahaan yg terdapat di kalsel.
    karena info ini sangat di butuhkan untuk menunjang kesehjahteraan masyarakat

  • masripani

    masripani:

    09 Juni 2011, 17:12:22 WIB

    oke banget

  • muradi

    muradi:

    16 Oktober 2011, 15:40:18 WIB

    okeyy bro,saya dukung itu terutama yang lebih baik dari perusahaan yang bersangkutan untuk transaparan/terbuka untuk para petani sawit

  • i gede sangki atmaja

    i gede sangki atmaja:

    04 Mei 2012, 01:55:24 WIB

    saya akui pengelolaan sawit di kalsel memang sip banget, tapi yang saya haran di kalteng kok hasilnya gak kayak kalsel. sudah hasilnya dibagi per 2 bln dan ada juga yg per3bln. dapatnya segitu-gitu aja. yang namanya buah meledak gak ada. yang boboh petaninya atau perusahaan yg bodohin petaninya. tolonglah diperbaiki sistem pembagian hasilnya. belajar dari kalsel. biar petani maju>>

  • zTKsWoXT

    zTKsWoXT:

    20 Oktober 2013, 21:43:17 WIB

    One accessory that many women cnsoider a necessity is a handbag. In fact there is such a demand for ladies handbags in the marketplace that the selection just constantly increases. As each new season begins there are dozens of new designs of ladies handbags available. Every woman has her own sense of style and therefore she'll tend to purchase ladies handbags that reflect that. For some women they only buy designer ladies handbags. These particular types of ladies handbags are crafted from the finest materials and carry the names of some of the most celebrated designers in the world. Designer ladies handbags are very expensive but many women view them as a fashion investment

  • FRM4BoRGE4

    FRM4BoRGE4:

    26 Oktober 2013, 16:35:11 WIB

    One thing I would really like to say is the fact car inrnsauce cancelling is a hated experience and if you're doing the right things as a driver you will not get one. Many people do have the notice that they have been officially dumped by their particular inrnsauce company and many have to scramble to get extra inrnsauce after the cancellation. Low-priced auto inrnsauce rates usually are hard to get from cancellation. Having the main reasons for auto inrnsauce cancelling can help owners prevent completely losing in one of the most significant privileges readily available. Thanks for the strategies shared through your blog. http://eublmqk.com [url=http://bzqvoug.com]bzqvoug[/url] [link=http://onhhevq.com]onhhevq[/link]

Beri Komentar




Security Number