Sintang

SELASA (23/09/2014):(-SINTANG-): Rangka Baja Jembatan Sungai Arak Tiba Di Ketungau *** Pramuka Kurikulum 2013 Wajib di Ikuti Siswa *** (-MELAWI-): Waspada, Banyak Oknum Jual Abate Palsu *** Pembangunan Kantor Bupati Melawi Berlanjut Pada 2015 *** Firman Tak Permasalahkan Pemilihan Langsung Atau Lewat DPRD

Banner
Banner

Ganti Karet Dengan Kebun Sawit

Komentar (4)

07 Januari 2011, 00:00:50 WIB oleh Admin | dilihat: 262 kali

Print

Kalimantan Selatan-KOTABARU, (kalimantan-news) - Petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Kotabaru, sekitar 350 km sebelah timur ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, akhir-akhir ini rame-rame membabat tanaman karet untuk diganti dengan tanaman kelapa sawit.

"Karena hasil kelapa sawit lebih menjanjikan dibandingkan dengan hasil getah karet," kata seorang petani di Kecamatan Kelumpang Selatan, Abu Bakar, Kamis.

Selain hasilnya lebih besar, biaya perawatan kebun kelapa sawit juga lebih murah dibandingkan dengan biaya perawatan tanaman karet.

Jika kelapa sawit terbakar, masih ada harapan hidup, meskipun perlu waktu pemulihan beberapa bulan.

Akan tetapi jika tanaman karet terbakar, maka pohon getah itu langsung mengering dan mati, sehingga petani perlu menanam kembali dengan biaya cukup besar.

Agar tidak terjadi kebakaran, kata dia, kebun karet harus terbebas dari semak belukar, dan petani harus melakukan penyemprotan gulma dan semak belukar secara rutin agar tidak mudah terbakar.

Namun untuk kebun kelapa sawit, selama semak belukar itu tidak terlalu mengganggu pertumbuhan batang kelapa sawit, petani tidak perlu melakukan pemberantasan semak belukar dan penyemprotan.

Selain faktor biaya perawatan dan hasil panen, faktor pemanenan juga menjadi salah satu alasan petani mengganti tanaman karet dengan kelapa sawit.

Untuk tanaman karet tidak dapat disadap/turih saat hari hujan, karena getah hasil sadapan yang belum sempat dikumpulkan itu akan rusak tercampur air hujan.

Sedangkan jika musim kemarau terlalu lama, getah karet yang menetes dari batang juga berkurang.

Sementara tandan buah segar kelapa sawit akan selalu dapat dipanen baik dalam kondisi hari hujan maupun panas.

Abu Bakar mengaku awal 2008 keluarganya telah menanam pohon getah lebih 15 hektare, sebulan terakhir tanaman yang tingginya mencapai sekitar lima meter itu dibabat dan diganti dengan tanaman kelapa sawit.

Selain Abu Bakar, masih banyak petani di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Hulu, Kelumpang Hilir, Hampang dan kecamatan di Kotabaru wilayah utara membabat tanaman karetnya untuk diganti dengan tanaman kelapa sawit.

"Apalagi, harga tandan buah segar akhir-akhir ini terus naik hingga Rp1,7 ribu per kilogram," kata Siti petani yang memiliki enam hektare tanaman karet dan mulai diganti dengan tanaman kelapa sawit.

Saat ini, kata dia, hasil panen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk tanaman 10 tahun sekitar Rp1,5 juta-Rp1,8 juta/bulan perhektare.

Sedangkan untuk hasil getah dengan umur tanaman sama rata-rata kisaran Rp300 ribu/minggu atau sekitar Rp1,2 juta/bulan per hektare. (phs/Ant)

Komentar (4)

Beri Komentar
  • Kuncoro

    Kuncoro:

    02 Juni 2011, 07:43:56 WIB

    Usaha apa pun memerlukan konsistensi, apalagi usaha perkebunan jangka panjang tdk boleh emosional menentukan pilihan. silahkan mengatakan sawit lebih menguntungkan suatu waktu, di waktu lain karet lebih menguntungkan , karena harga komoditas sangat fluktuatif, lebih bijak menanam keduanya krn keduanya dalah komoditas dunia yang unik hanya di miliki negara tropis.... Karet menguntungkan,sawit juga menguntungkan. Seorang kawan saat ini pd harga 15rb/kg karet 1 ha bisa menguccurkan hasil 10-12 juta per ha per bulan.... nah ..lho, sawit tergantung dengan pabrik CPO.
    Maka bijaksanalah menentukan perkebunan jangka panjang.....supaya tdk menyesal....

  • SURAJ

    SURAJ:

    21 September 2011, 16:24:43 WIB

    memang sawit lebih mudah perawatanya dan jga sstem kerjanya bila di banding dengan tanaman karet, karena sawit hanya akan di panen dalam 2 minggu sekali atau 2x dlm satu bulan, tentu hal ini akan lebih menghemat waktu bila di banding dengan karet yang harus di kerjakan setiap hari, tetapi menurut saya karet itu lebih besar hasilnya di banding dengan swit karena dari sgi harga pun sangat jauh. saya mempunyai 2 hektar karet dan 2 ht sawit. bila saya bandingkan karet lah yang lebih menghasilkan dr pd swit, dgn rata2 pendapatn 14-15 jt lebih/ bln sdngkn switny hny mnghslkn 6-7 jt an/ bln

  • akhyrha

    akhyrha:

    04 Oktober 2011, 17:58:19 WIB

    mas lo pohon sawit berbuah brpa tahun...???

  • ali

    ali:

    23 September 2014, 13:12:18 WIB

    Aku br mau tanam sawit je trus bingung karet lbh prospek katanya jadi gimana ya !!!!!!!!!!!

Beri Komentar




Security Number