Sintang

Banner
Banner

Bidan Diminta Jangan Sering Tinggalkan Tempat Tugas

Komentar (0)

22 Agustus 2017, 23:00:44 WIB oleh Edi | dilihat: 84 kali

Print
Bidan Diminta Jangan Sering Tinggalkan Tempat Tugas

Melawi - NANGA PINOH, (Kalimantan-News) - Tahun 2017 ini kabupaten Melawi mendapatkan bantuan 27 tenaga bidan PTT dari pemerintah Pusat. Tenaga bidan yang masih berstatus CPNS tersebut akan disebarkan di 11 kecamatan se Kabupaten Melawi.

Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir mengatakan, penempatan tenaga bidan sebanyak 27 orang tersebut sesusi dengan SK pertama yang diterima bidan PTT. Jadi penempatan mereka tidak boleh berubah selama dua tahun. “Mereka ini tersebar di kecamatan, ada yang ditempatkan di Puskesmas dan ada juga di desa,” ungkapnya, Selasa (22/8).

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, karena 27 tenaga bidan ini masih berstatus CPNS, maka dia berharap kepada para tenaga bidan ini bekerja secara maksimal, jangan banyak tinggalkan tempat tugas. “Sesuai dengan aturan ASN sekarang, walaupun sudah CPNS bukan berarti sudah menjamin bisa jadi PNS. Kalau mereka tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, bisa kita tunda status PNS-nya,” ujarnya.

Menurut dia, kalau hanya satu atau diua hari tidak ditempat tugas mungmkin tidak menjadi persoalan, tapi kalau meningggalkan tempat tugas sampai seminggu atau dua minggu, itu sudah tidak bisa ditoleransi lagi. “Kita bisa merasakan sendiri, saat ada ibu-ibu yang akan melahirkan, lalu bidan tidak ada ditempat, bagaimanalah perasaan kita,” tuturnya.
 
Dikatakan Ahmad, sebenarnya dengan jumlah tenaga bidan yang hanya 27 orang tersebut masih sangat kurang, kalau ukuran Kabupaten Melawi. Karena masih banyak desa yang belum memiliki petugas tenaga bidan.

“Makanya kami minta kepada bidan yang masih CPNS ini agar tidak  sering meninggalkan tempat tugas, supaya mereka bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ucapnya.

Ahmad menyampaikan, walaupun bantuan penyaluran tenaga bidan tersebut akan membantu Melawi, namun darisi anggaran memang akan memberatkan Melawi. Sebab gaji mereka dibebankan kepada daerah yang menerima tenaga bidan tersebut.

“Karena penyerahannya tenaga bidan ini sudah pertengahan tahun, sehingga secara otomatis tahun ini ada penambahan anggaran yang tidak terduga untuk bayar gaji mereka,” pungkasnya. (KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number